KUKERTA UNRI Dorong Digitalisasi UMKM Melalui Sosialisasi dan Pendampingan QRIS di Kepenghuluan Rant

 

Rokan Hilir, seputarriau.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Membangun Kampung Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan program kerja Sosialisasi dan Pendampingan Pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kepenghuluan Rantau Panjang Kanan, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung dengan mendatangi gerai-gerai usaha milik masyarakat sebagai bentuk pendampingan nyata dalam mendukung transformasi digital sektor UMKM.

Program tersebut lahir dari hasil identifikasi mahasiswa di lapangan yang menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha di Kepenghuluan Rantau Panjang Kanan masih mengandalkan transaksi secara tunai. Padahal, perkembangan sistem pembayaran digital saat ini memberikan berbagai kemudahan, mulai dari transaksi yang lebih praktis dan aman hingga peluang memperluas jangkauan konsumen.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KUKERTA memberikan sosialisasi mengenai pentingnya digitalisasi sistem pembayaran, manfaat penggunaan QRIS bagi pelaku usaha, serta edukasi mengenai keamanan transaksi digital dan cara menghindari berbagai bentuk penipuan berbasis teknologi. Setelah sesi penyampaian materi, mahasiswa memberikan pendampingan secara langsung kepada setiap pelaku UMKM dalam proses pendaftaran QRIS melalui aplikasi Penyedia Jasa Pembayaran (PJP).

Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari membantu menyiapkan dokumen administrasi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), foto produk, hingga mendampingi proses registrasi dan verifikasi akun. Dengan pendekatan tersebut, para pelaku UMKM memperoleh pemahaman sekaligus pengalaman langsung dalam memanfaatkan layanan pembayaran digital sebagai bagian dari pengembangan usaha mereka.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KUKERTA Universitas Riau, Sispa Pebrian, S.P., M.Si., menyampaikan apresiasi atas semangat dan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Saya merasa bangga melihat mahasiswa KUKERTA Universitas Riau mampu beradaptasi dengan sangat baik di tengah masyarakat serta diterima sebagai bagian dari kehidupan masyarakat desa. Program kerja yang mereka laksanakan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan menghadirkan solusi yang relevan. KUKERTA bukan hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kampus, mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta membangun kepekaan sosial sebagai bekal ketika nantinya menyelesaikan pendidikan di Universitas Riau."

Menurut Sispa Pebrian, pendampingan digitalisasi UMKM melalui pemanfaatan QRIS menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mempercepat transformasi ekonomi digital di tingkat desa sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

Kegiatan ini juga memperoleh apresiasi dari Datuk Penghulu Kepenghuluan Rantau Panjang Kanan, Bapak Ramli, S.I.P. Menurutnya, program yang dijalankan mahasiswa KUKERTA sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang mulai menghadapi perubahan pola transaksi di era digital.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KUKERTA Universitas Riau beserta Dosen Pembimbing Lapangan yang telah melaksanakan program kerja ini. Pendampingan pembuatan QRIS sangat membantu masyarakat kami dalam memahami sistem pembayaran digital. Program ini memberikan manfaat nyata karena dapat mempermudah transaksi, mengurangi ketergantungan pada uang tunai, dan menjadikan usaha masyarakat lebih modern serta siap bersaing di era digital," ujar Ramli.

Selain meningkatkan kemudahan transaksi, penggunaan QRIS juga diharapkan mampu membantu pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan transaksi secara lebih tertib sehingga memudahkan penyusunan pembukuan usaha dan pengelolaan keuangan di masa mendatang.

Program pendampingan ini sejalan dengan komitmen Universitas Riau dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pemberdayaan UMKM, Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi digital, serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.

Di akhir kegiatan, mahasiswa KUKERTA Universitas Riau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau selaku penyelenggara KUKERTA Membangun Kampung Tahun 2026 yang telah memberikan dukungan penuh sehingga mahasiswa dapat melaksanakan berbagai program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan peran Universitas Riau sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen menciptakan lulusan yang unggul, adaptif, serta mampu berkontribusi langsung dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui program ini, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM di Kepenghuluan Rantau Panjang Kanan yang memanfaatkan sistem pembayaran digital sebagai langkah menuju usaha yang lebih modern, efisien, dan kompetitif di era ekonomi digital.


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar