Dari Galon Bekas Jadi Tempat Sampah, Siswa SD 006 Muda Setia Belajar 3R Bersama KUKERTA UNRI

Pelalawan, seputarriau.co  - Sekolah Peduli Sampah, KUKERTA UNRI Muda Setia 2026 Lakukan Pelatihan Pemanfaatan Sampah Anorganik dengan prinsip 3R dan Pembuatan Sampah Terpilah di SD Negeri 006 Muda Setia

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau melaksanakan program Sekolah Peduli Sampah di SD Negeri 006 Desa Muda Setia Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, pada Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa dengan tujuan menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta pentingnya pengelolaan sampah sejak usia dini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi edukatif mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, siswa juga diperkenalkan pada berbagai jenis sampah, perbedaan antara sampah organik dan anorganik, serta dampak yang dapat ditimbulkan apabila sampah tidak dikelola dengan baik.


Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKN mengajak para siswa untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta memilah sampah sesuai jenisnya sebagai langkah sederhana dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kepala SDN 006 Muda Setia, Deski Yandi, S.Pd.SD., M.Pd, menyampaikan bahwa pembiasaan perilaku tersebut penting untuk ditanamkan sejak dini agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari para siswa.
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pemanfaatan galon bekas menjadi tempat sampah. Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan didampingi oleh mahasiswa KKN selama proses pembuatan tempat sampah.  Melalui kegiatan ini, galon bekas diubah menjadi produk yang memiliki nilai guna sehingga dapat mengurangi limbah plastik sekaligus mengembangkan kreativitas, kerja sama, dan kepedulian siswa terhadap pemanfaatan kembali barang bekas.


Seluruh kelompok menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti setiap tahapan kegiatan. Hasil karya yang telah dibuat kemudian dievaluasi berdasarkan aspek kreativitas, kerapian, serta efektivitas pemanfaatan bahan bekas.
Sebagai penutup, seluruh peserta yang terdiri atas siswa, guru, dan mahasiswa KKN Universitas Riau mengikuti sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen dalam mendukung budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah.


Mahasiswa KKN Universitas Riau, Safira Sofia, berharap kegiatan Sekolah Peduli Sampah mampu mendorong siswa untuk menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan, memilah sampah, serta memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Senada dengan itu, Safira Sofia  mengungkapkan harapannya agar program ini menjadi langkah awal dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan sekaligus mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar