Perkuat Literasi Lingkungan, Mahasiswa KUKERTA UNRI Edukasi Siswa SMPN 4 Dumai Lewat Praktik Kompos
DUMAI, http://seputarriau.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Kelurahan Pangkalan Sesai Tahun 2026 menyelenggarakan kegiatan Edukasi Cinta Lingkungan dan Pelatihan Pembuatan Kompos di SMP Negeri 4 Dumai, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi lingkungan serta membangun karakter peserta didik agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan diikuti oleh siswa-siswi SMPN 4 Dumai, dewan guru, serta tim mahasiswa KUKERTA UNRI. Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, peserta diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui kebiasaan sederhana sehari-hari.
Materi yang disampaikan meliputi permasalahan sampah, dampak pencemaran lingkungan, pentingnya pemilahan sampah, penerapan prinsip 3R: Reduce, Reuse, dan Recycle serta konsep pengolahan sampah organik menjadi kompos.
Sesi praktik menjadi daya tarik utama. Siswa diperkenalkan tahapan pembuatan kompos, mulai dari pemilahan bahan organik, proses pencampuran, hingga teknik perawatan agar menghasilkan pupuk organik yang berkualitas. Diharapkan ilmu ini dapat diterapkan siswa secara mandiri di sekolah maupun di rumah.
Ketua pelaksana kegiatan dari KUKERTA UNRI menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk kontribusi nyata mahasiswa.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mampu menerapkan pengelolaan sampah organik menjadi kompos sebagai solusi sederhana dalam mengurangi timbulan sampah. Literasi lingkungan harus dibangun melalui pengetahuan, praktik, dan kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan," ujarnya.
Lurah Pangkalan Sesai, Muzdalena, S.Sos., mengapresiasi inisiatif tersebut. :Pendidikan lingkungan merupakan investasi jangka panjang. Melalui peningkatan literasi lingkungan, generasi muda diharapkan mampu memahami berbagai permasalahan lingkungan serta memiliki kepedulian dan tanggung jawab untuk menjaga kelestariannya. Kami mengapresiasi KUKERTA Universitas Riau yang telah menghadirkan program edukatif dan aplikatif seperti pelatihan pembuatan kompos ini," tutur Muzdalena.
Dosen Penanggung Jawab Lapangan (DPL), Ilham Ilahi, S.Pi., M.Si., menambahkan bahwa kegiatan ini adalah implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang pengabdian masyarakat. "Kami berharap siswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengajak keluarga dan lingkungan sekitarnya untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan," ujar Ilham.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan. Melalui praktik langsung, peserta tidak hanya mendapat pengetahuan, tetapi juga pengalaman nyata dalam mengelola sampah organik.
Melalui program ini, KUKERTA Universitas Riau Kelurahan Pangkalan Sesai 2026 berharap budaya literasi lingkungan terus berkembang di sekolah. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan satuan pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang berpengetahuan, terampil, dan peduli lingkungan demi mendukung pembangunan berkelanjutan.
(MN)




Tulis Komentar