Dukung UMKM dan Lingkungan Bersih, Mahasiswa KKN UNRI Gelar Pelatihan POC di Pematang Duku Timur

 

 

Pematang Duku Timur, seputarriau.co - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau Desa Pematang Duku Timur menggelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah rumah tangga dengan mengusung tema "Mengolah Limbah Jadi Berkah: Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair untuk Lingkungan Bersih dan UMKM Berkelanjutan" pada Senin (13/07/2026) di Aula Kantor Desa Pematang Duku Timur.


Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN Universitas Riau ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rina Susanti, S.Sos., M.Si., dan bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan serta bernilai guna.
Pelatihan ini diikuti oleh 32 peserta yang terdiri atas unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT dan RW, Wakil Ketua PKK, kader Posyandu, Forum Anak Desa, pelaku UMKM, Kelompok Tani serta masyarakat Desa Pematang Duku Timur. Peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik dan manfaat pupuk organik cair bagi tanaman, sebelum kemudian mempraktikkan langsung pembuatan pupuk organik cair menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.


Ketua KKN Universitas Riau Desa Pematang Duku Timur, Gilberd Jhon Paskah Nababan, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan limbah sekaligus mendorong pemanfaatannya menjadi produk yang bernilai guna.


"Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa limbah rumah tangga memiliki potensi besar apabila dikelola dengan baik. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, pupuk organik cair yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sendiri maupun menjadi peluang usaha yang mendukung UMKM di Desa Pematang Duku Timur," ujarnya.

 

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Pematang Duku Timur, Bapak Ismail, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program yang diinisiasi mahasiswa KKN Universitas Riau ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik KKN Universitas Riau atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga ilmu yang diberikan hari ini dapat diterapkan oleh masyarakat sehingga membawa manfaat bagi lingkungan maupun kehidupan sehari-hari," tuturnya.

 

Turut memberikan tanggapan, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pematang Duku Timur, Ibu Safiah, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar pelatihan serupa dapat menjangkau lebih banyak warga ke depannya.
"Memang bagus kegiatan-kegiatan ini, baik dari segi semangatnya maupun jalannya kegiatan," ujar Buk Safiah. Ia menambahkan, akan lebih baik jika ke depan undangan pelatihan diperluas hingga ke tingkat RW dengan melibatkan lebih banyak perwakilan ibu PKK dari masing-masing wilayah, sehingga ilmu yang diperoleh dapat disebarluaskan kembali kepada warga di lingkungan masing-masing.


Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Riau berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan limbah organik secara mandiri sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Masukan dari perwakilan BPD tersebut turut menjadi catatan bagi mahasiswa KKN untuk memperluas cakupan peserta pada kegiatan-kegiatan berikutnya, sehingga keterampilan pembuatan pupuk organik cair dapat menjangkau lebih banyak warga di setiap RW dan mendukung pemberdayaan masyarakat serta pengembangan usaha berbasis pupuk organik di Desa Pematang Duku Timur.


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar