Ciptakan inovasi cerdas, mahasiswa KKN UNRI buat singkong menjadi gula cair
PEKANBARU, seputarriau.co - Sebanyak sembilan mahasiswa Universitas Riau memelopori inovasi pembuatan gula cair dari bahan baku kulit singkong. Kesembilan mahasiswa tersebut berasal dari fakultas Fisip, FEB, dan FKIP.
Gula cair dari kulit singkong mengandung kalori lebih rendah dibanding dengan gula pasir serta aman untuk penderita kolesterol, diabetes" kata Muhammad Ridzki syahfahlepi, satu dari sembilan mahasiswa pelopor pembuatan gula cair dari kulit singkong di Kecamatan kulim mentangor Pekanbaru, sabtu lalu (11/8).
Berangkat dari konsep inovasi dan kreativitas UMKM kami melihat produksi singkong Indonesia cukup besar, salah satunya di kelurahan mentangor Pekanbaru," katanya.
Ia mengatakan, proses pembuatan gula cair dari singkong juga cukup praktis. Untuk menjadi gula cair dapat diambil dari pengolahan daging singkong dan kulit singkong,daging singkong dapat diblender dan diambil patinya lalu didiamkan selama 12 jam dan dijemur, kalau kulit singkong kulitnya yang sudah direndam selama tiga hari di blender dengan campuran air lalu diambil patinya. Bubur kulit singkong yang sudah menjadi pati dipanaskan dengan air dan dimasukkan sejumlah enzim alfa-emilase.
Selanjutnya tahap sakarifikasi dengan cara pati yang telah terpecah menjadi dekstrin didinginkan dari suhu 105 derajat Celcius menjadi 60 derajat Celcius, kemudian dimasukkan dengan penambahan enzim gluko amilase dan didiamkan selama 1-2 hari.
Setelah melalui proses sakarifikasi kemudian masuk ke dalam proses pemucatan dengan arang aktif. Tahap selanjutnya, dilakukan penyaringan dan proses penguapan (evaporasi) untuk memekatkan hasil gula cair.
Lebih lanjut Loy leader menjelaskan, bila dibandingkan dengan produk gula lainnnya kandungan kalori gula cair kulit singkong lebih rendah dari gula lainnya, seperti gula aren mengadung 368 kkal/100 gram, gula kelapa 386 kkal/100 gram, dan bahan pemanis lainnya seperti madu mengandung 294 kkal/100 g.
Sella safira menekankan, gula cair kulit singkong dengan bantuan enzim alfa-amilase dan enzim gluko-amilase merupakan gula cair yang rendah kalori."Sehingga gula cair ini dapat digunakan untuk penderita diabetes yang menginginkan minuman manis," katanya.
(MN)




Tulis Komentar