Legislator Riau : Mata Rantai Narkoba Harus Diputus

Ilustrasi kejahatan Narkoba
PEKANBARU, seputarriau.co - Legislator Riau yang juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Riau yang salah satunya membidangi masalah hukum,  Taufik Arrakhman sangat prihatin dengan maraknya kasus narkoba belakangan ini bahkan Provinsi Riau jadi daerah darurat narkoba.  

Salah satu cara yang ampuh dalam mengatasi persoalan ini adalah memutus mata rantai peredarannya.

"Mata rantai peredarannya yang harus diputuskan.  Sehingga narkoba tidak akan berkembang lagi ditingkat pemakai.  

Ini tentu perlu peran aktif dari intansi terkait dan semua pihak dalam melakukan pengawasan dan pemantauan," jelasnya, Rabu (07/03) saat dikonfirmasi mengenai kondisi peredaran narkoba saat ini.

Disampaikan juga oleh politisi Gerindra ini, narkoba paling rawan berkembang di dunia huburan.  Untuk utu pada pengusaha dunia hiburan untuk membuat aturan pengawasan dan larangan yang tegas pada pengunjung yang datang untuk tidak membawa dan nemakai narkoba.  "Pemilik dunia hiburan juga punya andil besar dalam memutus mata rantai ini.  Uangan hanya pikirkan ramainya pengunjung," tambahnya.

Diakui juga oleh Dapil Kota Pekanbaru ini, Provinsi Riau merupakan dartah yang sangat strategis.  Dimana berada di tengah-tengah jalur perdagangan dunia.  Sehingga yang namamya penyelundupan yetmasuk narkoba dan lainnya sangat memungkinkan bisa terjadi.

(MN/ MCR)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar