FPI dan ORMAS Bersama Satpol PP Diskusi Kawal Himbauan Ramadhan Walikota Pekanbaru

Foto : Diskusi Kelembagaan FPI Kota dengan Ormas Lainnya Bersama Satpol PP Pekanbaru di Aula Kantor Satpol PP Di jalan Sudirman Pekanbaru
PEKANBARU, seputarriau.co - Adanya Himbauan Walikota pekanbaru  dalam memberantas tempat-tempat maksiat dibulan suci ramadhan 1438 H/ 2017 ternyata sosialiasinya kurang direspon beberapa pihak pengusaha tempat hiburan malam. Hal ini ditanggapin oleh FPI Kota Pekanbaru dan Beberapa Ormas yang tergabung dalam diskusi dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru, khamis ( 08/06/2017) di aula Kantor Satpol PP Pekanbaru.


Hal ini disampaikan oleh ketua FPI Pekanbaru, Alhusni Thamrin dalam diskusi mengawalan Ramadan, "Kedatangan kami dengan rekan - rekan dari ormas lainnya untuk membahas tentang Imbauan  Walikota Pekanbaru bulan Ramadan Tahun ini. Sekaligus sharing informasi  dengan Pihak Satpol PP,"  Ungkap Al Husni Kepada  awak media Seputarriau.


Kedatangan beberapa ormas Islam ini juga mendiskusikan soal masih adanya kegiatan panti pijat plus, Tempat Makan yang masih bandel membuka, Hiburan   karaoke yang masih buka di bulan Ramadan. Melalui diskusi ini, kata Thamrin pihaknya baru tahu bahwa saat ini Satpol PP kekurangan personil.


"Saat ini Upaya Pihak Satpol PP sudah bekerja maksimal. Kita sudah mengetahui Satpol PP tidak mengurus ini saja. Satpol PP juga menjaga di 12 kecamatan dan 83 kelurahan. Personil yang kurang itu yang dipecah untuk mengamankan. Kami memahami kekurangan personil itu, sehingga kinerja Satpol PP  Kurang Efektif " Terang Al Husni.


Untuk itu, FPI dan beberapa ormas lain siap untuk melibatkan dan bersinergi dalam menjaga Penegakan Perda Kota Pekanbaru dalam memberantas Penyakit Masyarakat (Pekat). FPI sendiri kata dia siap bersinergi dengan masyarakat dan ormas lainnya. "Kita akan berkoordinasi dan menginformasikan kepada Satpol PP. Sejauh ini kita selalu koordinasi dengan Polsek dan Polres," jelasnya


Hal senada Kepala Badan Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian AP M.Si mengapresiasi kedatangan beberapa ormas dalam diskusi yang hampir membahasa selama dua jam . "Kita menyamakan persepsi. Kita sepaham, ke depan kita akan bersama-sama mewujudkan visi kota Pekanbaru Smart City yang madani," kata dia.


Pihaknya juga sudah menyampaikan bahwa selama ini Satpol PP terus lakukan pengawasan dan menindak secara administrasi pengusaha yang mencoba melanggar Himbauan Walikota dalamenyambut Bulan Ramadhan 1438 H. Hanya saja saat ini personil Satpol PP masih terbatas.


"Kita juga sampaikan. Untuk mensiasati kekurangan personil kita terima laporan dari masyarakat," Tutupnya.

(MN)




[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar