Agung Nugroho Kembali Pimpin Demokrat Riau Secara Aklamasi

 

PEKANBARU, seputarriau.co – Kepemimpinan Agung Nugroho di Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Provinsi Riau berlanjut untuk periode 2026-2031. Ia kembali dipercaya menakhodai partai berlambang Mercy itu setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah yang berlangsung di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Jumat 15 Mei 2026.

Musda berjalan tanpa perlawanan. Seluruh 12 Dewan Pimpinan Cabang kabupaten/kota se-Riau bersama organisasi sayap sepakat mengusulkan Agung Nugroho sebagai calon tunggal. Dukungan penuh tersebut membuat proses pemilihan berlangsung singkat dan lancar.

Dalam sambutannya, Agung menyampaikan bahwa masa kepengurusan periode 2021-2026 telah resmi berakhir. Laporan pertanggungjawaban yang ia sampaikan diterima dan disetujui oleh seluruh peserta Musda.

“Semua tahapan musda sudah kami lalui, mulai sidang pertama, kedua, hingga proses pencalonan ketua. Alhamdulillah, hanya muncul satu nama calon. Dukungan penuh dari 12 ketua DPC se-Riau dan organisasi sayap menjadikan saya calon tunggal,” ujarnya.

Agung menjelaskan, sesuai aturan AD/ART partai, Musda hanya bertugas mengusulkan calon. Keputusan final tetap berada di tangan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. Ia memperkirakan Surat Keputusan akan turun dalam satu hingga dua hari ke depan.

“Insya Allah dalam satu-dua hari ke depan SK akan keluar. Setelah itu, kami bentuk tim formatur untuk menyusun kepengurusan DPD yang baru,” tambahnya.

Setelah struktur DPD rampung, agenda terdekat adalah menggelar Musyawarah Cabang di seluruh DPC se-Provinsi Riau. Langkah ini dinilai penting untuk menyelaraskan struktur partai dari tingkat provinsi hingga akar rumput.

“Jika semua rampung, pelantikan akan digelar dan langsung dilanjutkan konsolidasi hingga ke tingkat AKD Riau,” jelas Agung.

Soal target politik menghadapi Pemilu 2029, Wali Kota Pekanbaru itu mengaku memilih sikap realistis. Ia tidak memasang target muluk-muluk, tetapi fokus pada penguatan organisasi dan dukungan terhadap program pemerintah pusat.

“Target kami standar saja. Yang terpenting bagaimana ikut mensukseskan program Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Menko AHY,” tegasnya.

Salah satu fokus utama adalah peningkatan representasi Demokrat di parlemen. Saat ini Demokrat Riau hanya memiliki satu kursi di DPR RI dari Dapil Riau 1. Ke depan, partai menargetkan mengisi kekosongan kursi di Dapil Riau 2 serta menambah perolehan kursi di DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

“Ke depan, kami ingin isi kekosongan kursi, khususnya di Dapil Riau 2 untuk DPR RI. Untuk DPRD provinsi dan kabupaten/kota, kami targetkan ada peningkatan kursi di setiap daerah,” ujarnya.

Musda ke-6 DPD Partai Demokrat Riau ini menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus penegasan arah politik partai di Bumi Lancang Kuning. Dengan kepemimpinan yang berlanjut, Demokrat Riau diharapkan mampu memperkuat basis dan meningkatkan kontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar