1 Orang WNA Asal Banglades Berhasil Diamankan Imigrasi Kelas I TPI Dumai.

Dumai , Seputarriau.co -    Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai menggelar siaran Pers terkait tindak pidana pelanggaran Keimigrasian, Jum,at (31/05/24) . bertempat di Aula Kantor Imigrasi jalan Yos Sudarso Kelurahan Buluh Kasab Kecamatan Dumai Timur,pagi pukul 10.00 s/d selesai.

Siaran Pers ini dilakukan karena pada Kamis (23/05/2024) pukul 12.30 WIB.
Petugas Imigrasi Dumai telah berhasil mengamankan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh yang berinisial MWA di sebuah warung di Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai.


WNA tersebut berhasil diamankan oleh petugas Imigrasi berkat adanya informasi dari masyarakat kemudian Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) langsung turun kelapangan dan ternyata benar ada seorang WNA . Kepala Kantor Imigrasi Dumai Ricky Rachmawan didampingi , Kasie Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Dianta Kita Sinuraya dan Kasubsi Penuntutan dan Penindakan Kejari Dumai Wildan menjelaskan usai diamankan WNA tersebut langsung dibawa ke kantor Imigrasi kelas I TPI Dumai guna Untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dianta menjelaskan dari hasil pemeriksaan ini diperoleh barang bukti berupa satu paspor Bangladesh nomor B00818335, satu kartu identitas negara Malaysia (i-KAD), satu kartu surat izin mengemudi internasional Bangladesh, 2 unit handphone, uang tunai 2.088 Ringgit Malaysia dan 825 Taka Banglades.

Dianta menambahkan lagi menurut pengakuan WNA tersebut , bersangkutan baru tiba dari negara Malaysia melalui jalur tak resmi.
Dari hasil pemeriksaan juga diketahui bahwa warga negara Banglades berinisial MWA tersebut masuk ke Indonesia secara ilegal dengan menggunakan speedboat tanpa melalui tempat pemeriksaan imigrasi. Hal ini terbukti dengan tidak adanya tanda masuk pada paspor yang bersangkutan. Menindaklanjuti temuan tersebut penyidik pegawai  Kantor Imigrasi kelas 1 TPI Dumai melakukan gelar perkara bersama dengan kejaksaan negeri Dumai.

Dari gelar perkara penyidik pegawai  Kantor Imigrasi kelas 1 TPI Dumai menetapkan WNA Banglades MWA tersebut sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana imigrasi pasal 113 undang-undang Nomor 6 Tahun 2011. 
Dari pasal tersebut. MWA terancam hukuman penjara paling lama 1 tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp. 100.000.000,00,” terang Dinata.

Kita akan terus melakukan pendalaman untuk mengungkap tujuan WNA tersebut berada di Dumai dan Untuk proses selanjutnya tersangka tidak akan langsung dipulangkan tetapi akan menjalani proses persidangan hingga vonis ditetapkan,pungkas Dianta.

Laporan: Eva.


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar