Dosen dan Mahasiswa Prodi Agroteknologi UIR Manfaatkan Sampah menjadi ECO ENZYM

PEKANBARU, seputarriau.co - Tim Dosen dan Mahasiswa Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tim pengabdian antara lain, Dr. Ir. Hj. Siti Zahrah, MP, Ir. Sulhaswardi, MP, Tati Maharani, SP., MP dan Nursamsul Kustiawan, SP., MP. Kegiatan tersebut digelar bagi  masyarakat RW 5 Kelurahan Air Dingin,  Kecamatan Bukitraya,  Pekanbaru pada 21 Oktober 2023.

Tim pengabdian, Dr Siti Zahra menjelaskan,  tujuan pengabdian masyarakat tersebut untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana membuat eco enzym dengan memanfaatkan sampah-sampah organik rumah tangga bagi  masyarakat.  

"Sampah menjadi salah satu masalah lingkungan. Apabila pengolahannya  tidak tepat menyebabkan penumpukan dan sumber penyakit, dan tentu saja mengganggu pemandangan.  Dampak lebih lanjut akibat tidak tepatnya pengelolaan sampah akan menimbulkan banjir pada suatu daerah karena terhambatnya aliran air. Penerapan 3R atau reuse, reduce dan recycle sampah merupakan salah satu program terbaik dalam rangka pelestarian lingkungan hidup karena mengedepankan penanganan sampah dari sumbernya," ujar Siti yang juga Dekan Faperta UIR ini.

Sementara, anggota tim, Sulhaswardu menambahkan,  sampah organik yang dihasilkan dari rumah tangga seperti limbah buah dan sayur sering sekali tidak dimanfaatkan dan dibuang dengan limbah anorganik lainnya, yang sebenarnya sampah tersebut dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk yang bernilai ekonomi yaitu eco enzym.

Dikatakan, eco-enzym merupakan larutan zat organik kompleks yang diproduksi dari proses fermentasi sisa organik, gula, dan air. Cairan ini merupakan cairan serbaguna yang bisa dimanfaatkan untuk produk pembersih rumah tangga, deterjen, produk insektisida, pestisida.

“ Kita langsung melakukan praktek pembuatan eco enzym dari sampah organik rumah tangga. Peserta pelatihan yaitu warga RW 05 Kelurahan Air Dingin sangat berantusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan,“ ucap Sulhaswardi.

Ketua RW 05 Ali Azmi, S.Ag., M.Ag dalam sambutannya mengatakan,  selama ini sampah-sampah rumah tangga yang ada di RW 05 telah dikelola dengan baik namun dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dan sejauh sepengetahuannya belum ada warga yang mendaur ulang sampah-sampah organik dari rumah tangga tersebut.

Mengingat begitu besar manfaat eco enzym, maka Tim Pengabdian Faperta UIR diharapkan dapat lebih jauh membimbing dan membina Masyarakat RW 05 dalam memanfaatkan sampah-sampah rumah tangga dan kegiatan pelatihan tidak hanya dilakukan satu hari saja.

“Harapkan kedepannya dapat dibuat suatu kerja sama antara Fakultas Pertanian UIR dengan RW 05 Kelurahan Air Dingin dalam membina Masyarakat khususnya dalam  memanfaatkan sampah organik rumah tangga menjadi suatu produk yang lebih bernilai dengan demikian akan menjadi suatu peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat," katanya.

Di akhir kegiatan pelatihan dilakukan diskusi Tim Pengabdian, Ketua RW 05 dan Warga, membahas agar kegiatan pelatihan ini dapat berkelanjutan.

(Jas)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar