Dalam Meresmikan Mesjid di Kabupaten Siak

Syamsuar Mantapkan Syiar Islam

SIAK, seputarriau.co - Tidak hanya meraih prestasi dibidang urusan tugas negara, namun Bupati Siak, Syamsuar dan Wakil Bupati Siak, Alfedri memang gencar untuk mensyiarkan islam melalui program kerjanya. Salah satunya adalah membangun mesjid disetiap kecamatan yang terdapat di Kabupaten Siak. Terdapat dua bangunan Mesjid yang telah diresmikan oleh Syamsuar, yaitu Mesjid Abdul Djalil Rachmad Syah di Kecamatan Lubuk Dalam, dan Mesjid Abdul Jalil Jalaluddin Syah di Kampung Benteng Hilir, Mempura, Jum'at (19/02/2016).
 
Tidak kurang 140 penghargaan telah diraih oleh Syamsuar dalam kurun waktu emapt tahun belakangan ini. Penghargaan tersebut ada yang diberikan dari Pemerintah Provinsi bahkan banyak juga dari Pemerintah Pusat.
 
Untuk melakukan syiar agama islam, berkaca pada apa yang pernah terjadi pada masa para Sultan memimpin Siak. Dimana, masa itu aqidah menjadi rambu keseharian dan masa suluh mengantar tetua dan yang muda menjejali langgar. Serta, masa prosedur dan ketetapan (protap) akad pernikahan menjadi ritual yang sakral dan pada masa ghatib beghanyut, khatam Quran, berzanji menjadi kebutuhan rutin.
 
"Dulu itu orang tua merasa sangat malu jika anaknya tidak khatam Al-Qur'an ketika saat akan menikah. Dan ini semua akan menjadi beban moral bagi kami dimasa sekarang ini," jelas Syamsuar saat meresmikan Mesjid Sultan Ismail Abdul Jalil Jalaluddin Syah.
 
Keadaan yang tak hanya terjadi di Siak, tapi juga di zajirah melayu yang ada di Riau. Banyak orang risau lantaran sudah kehilangan melayu islam di daerahnya.
 
"Saat ini, harapan satu-satunya adalah Kabupaten Siak. Siak bisa menjadi daerah melayu Islam. Dan harapan inilah yang membuat kami keukeuh untuk melakukan banyak hal demi tegaknya syariah islam," ucap Syamsuar.
 
Bahwa pembangunan masjid di semua kecamatan dan bahkan di kampung kata lelaki 61 tahun ini adalah bagian dari pengembalian kegemilangan melayu islam di masa lalu. Sebab di masjid, banyak ilmu yang bisa dikorek. Banyak obat mujarab yang bisa didapat.
 
"Sejak lama masjid sudah menyodorkan manajemen keuangan yang transparan. Tiap minggu, bahkan tiap hari selalu ada laporan keuangan," katanya.
 
Masjid juga menjadi tempat yang ampuh untuk menghadirkan ketenangan jiwa, mempererat silaturrahim.
 
"Kalau jiwa sudah tenang dan silaturrahim berjalan, ini sudah jadi modal besar bagi kita untuk membangun negeri ini," Syamsuar meyakinkan.
 
 
(IS)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar