Terkait Tumpahnya CPO di Perairan Bengkalis

Wilmar Belum Bisa Pastikan Jumlah CPO yang Tumpah

Ilustrasi minyak tumpah dilautan
DUMAI, seputarriau.co - Tumpahnya 4000 ton Crude Palm Oil (CPO) milik Wilmar Group Dumai di perairan Bengkalis. Tumpahnya CPO tersebut akibat dari bocornya lambung satu unit Kapal Tongkang Insan III yang berlayar dari Kalimantan menuju Dumai yang terjadi pada hari Senin (08/02/2016) dini hari.
 
Menurut Humas Wilmar Group Dumai, Marwan, mengakui tumpahan CPO tersebut ke laut perairan Bengkalis.
 
"Memang benar ada CPO milik Wilmar yang tumpah di perairan Bengkalis akibat kebocoran di lambung kapala tongkang Insan II yang mengangkut CPO dari Kalimantan menuju Dumai," terang Marwan.
 
Marwan menjelaskan, Kapal Tongkang Insan III tersebut mengangkut 4000 ton CPO dari Kalimantan yang hendak dibawa ke kawasan PT Pelindo I Dumai. Anak Buah Kapal (ABK) baru menyadari kebocoran tersebut setelah tiba di laut Bengkalis yang tidak jauh dari Wilmar yang berada di Kawasan Industri Dumai (KID).
 
Seyogyanya muatan CPO akan dibongkar di Wilmar Pelindo I Cabang Dumai, karena mengalami kebocoran kapal terpaksa disandarkan di dermaga KID yang jaraknya tidak jauh dari laut Bengkalis.
 
"Informasi tersebut telah kita terima saat kapal berda di perairan Bengkalis, oleh karena itu petugas telah kita persiapkan lengkap dengan peralatan seperti oil bum yang akan digunakan untuk dipasang disekeliling kapal agar tumpahan CPO tidak meluas," terang Marwan.
 
Terkait berapa banyak CPO yang tumpah kelaut, Marwan belum dapat menjelaskannya karena pihaknya masih melakukan pembongkaran.
 
"Sejauh ini kita belum bisa mengetahui berapa banyak jumlah CPO yang tumpah, namun dari hasil pantauan kami dilapangan tumpahan tersebut tidak banyak. Dan saat ini kami masih terus melakukan pembongkaran CPO dari kapal ke tangki penyimpanan. Setelah habis dibongkar baru kita akan menghitung berapa banyak CPO yang tumpah," tutupnya.
 
 
(IS)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar