Pengurus DPP KBRC Bengkalis Resmi Dikukuhkan Periode 2019 - 2024

Foto bersama Ketua DPP KBRC usai pengukuhan Pengurus DPP KBRC di gedung bhatin betuah kecamatan mandau

MANDAU, seputarriau.co – Suku Caniago, yang bernama DPD KBRC (Keluarga Besar rang caniago) Kabupeten Bengkalis resmi dikukuhkan sekaligus HUT pertama,yang di gelar pada Minggu (15/12/2019).Acara yang ditaja untuk membangun silaturahmi dari berbagai  kampung yang ada di Sumatra Barat yang merantau di Kab.Bengkalis ini berkumpul dan bergembira dalam satu rumpun suku Rang Caniago.

Acara yang berlangsung digedung pertemuan bathin betuah kantor camat mandau pengukuhan DPD KBRC Bengkalis selain dihadiri yus datauk Parpatih , juga dihadiri Bupati Bengkalis diwakili asisten II H Heri Indra putra,Staf ahli bidang hukum dan politik H. Ridwan Yazid S.Sos, anggota DPD/MPR-RI dari provinsi Riau DR. Misharti S.Ag. MSi , camat Mandau, lurah Air jamban, LAMR kecamatan Mandau, tokoh Agama, tokoh masyarakat , pengurus DPD siak, pengurus DPD dumai, pengurus DPW, DPD pekan baru serta DPP Sumatra barat, dan tamu undangan lainnya.

DPD KBRC dikukuhkan lansung oleh ketua DPP Sumatra barat Mak Edi Riondo rajo basa adapun Pengurus DPD KBRC bengkalis terdiri sebagai berikut Dewan Pembina H. Darmizal S.Ag, H Alvino SE, Dt Mangkudun , Erianto, Dt Tunaro, Zulkarnain syam.

Dewan penasehat Chairil Aryan, yasrizal Spd St Nurdin, Rusli, Dedi wansyah, Zulkifli, dan Ketua DPD Agustian Chaniago, wakil ketua 1 Zulkifli ST zainul, wakil ketua 2 Mufridal ST Rajo intan , wakil ketua Swardi KRM , wakil ketua 4 Afirzon, sekretaris Yenti , bendahara Sri Noverawati Spd ,Dan beberapa koordinator bidang keagamaan, SDM dan pendidikan, kesenian adat dan budaya , serta koordinator bidang sosial , kesehatan,bencana, peranan wanita, dana usaha dan koperasi dan koordinator pemuda dan olah raga. Sarana dan prasarana , transportasi , humas dan dokumentasi.

Sambutan dari bupati bengkalis yang sampai oleh asisten II H. Heri indra Putra usai pengukuhan pengurus DPD KBRC bengkalis mengatakan
suku chaniago adalah suku/marga yang dibawa oleh datuk perpatih nan sebatang yang merupakan salah satu suku induk di Minangkabau selain suku koto, suku piliang dan suku bodi ,terangnya

Ditambahkannya “Suku chaniago memiliki falsafah hidup demokratis, dengan menjunjung tinggi falsafah “bulek aia dek pambuluah, bulek kato dek mufakat. nan bulek samo digolongkan, nan picak samo dilayangkan” artinya: bulat air karena pembuluh, bulat kata karena mufakat, dengan demikian pada masyarakat suku chaniago semua keputusan yang akan diambil untuk suatu kepentingan harus melalui suatu proses musyawarah untuk mufakat” ungkap Heri.

Selanjutnya Heri Berharap dengan dibentuknya kepengurusan keluarga besar rang caniago (KBRC) DPD Kabupaten, dapat bersama pemerintah daerah dan stakeholder lainnya, serta pemangku kepentingan untuk dapat memajukan, mengembangkan ekonomi dan penguatan adat dan budaya sesuai filosofi adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah di ranah dan rantau, dalam menghadapi pengaruh globalisasi kompetensi dan persaingan, yang senantiasa berhadapan dengan adat dan budaya itu sendiri.

“Kami berpesan kepada pengurus keluarga besar rang caniago (KBRC) DPD Kabupaten Bengkalis dalam menjalankan keorganisasian, para pengurus harus memperhatikan faktor-faktor penentu keberhasilan dalam berorganisasi , diantaranya mengoptimalkan kepengurusan yang handal dan kompak, menyusun program yang sejalan dan harmoni dengan program pemerintah daerah setempat serta selalu berkoordinasi dengan stakeholder dan terutama pemerintah daerah, karena bagi pemerintah Kabupaten Bengkalis KBRC adalah lembaga yang diharapkan mampu dan mau membantu pemerintah” terang nya

Sementara itu ketua DPD KBRC bengkalis Agustian Caniago usai pengukuhan saat wawancara awak media mengatakan Ini acara pengukuhan KBRC kabupaten Bengkalis, sekaligus ulang tahun KBRC kabupaten Bengkalis yang pertama.

Harapan kami cuma satu, bisa mengumpulkan orang caniago dimana pun berada khususnya kabupaten Bengkalis agar bergabung dalam satu wadah untuk menjalin hubungan silaturahmi bersama suku caniago yang baik, sehingga pepatah kami mengatakan “saciok ba ayam sadaciang babasi” bisa tercapai.ucapnya

untuk saat ini yang terdaftar dalam grup WA KBRC bengkalis sekitar 500 orang, yang tergabung seluruh kampung di minang kabau, seluruh suku caniago dan termasuk orang sampago tergabung dalam KBRC. Terangnya

Ditambahkannya program kami ke depan menjalin hubungan sosial dan ekonomi sehingga tidak ada lagi orang orang kami istilahnya anak kemenakan kami yang tidak makan gara gara tidak ada nasi, sehingga terjadilah kloop antara yang ekonominya di atas dan ekonominya di bawah.

Jadi untuk DPD KBRC bengkalis, kami sudah ada mensos pertama di facebook, di facebook itu ada perkumpulan caniago, jadi di situlah kami promosikan kalau ada orang caniago yang berada di kabupaten Bengkalis silahkan sampaikan nomor WA nya, kita punya grup WA spesial yang di DPD kabupaten Bengkalis,ungkapnya.

Jadi disitu kami akan berusaha datang misalnya sekarang ini di bhatin solapan, mandau, dan pinggir itu kami langsung datang kesana untuk mengajak mereka untuk bergabung dalam satu wadah, kebetulan wadah kami KBRC ini izinnya dari kementrian hukum dan keagamaan, terangnya usai dikukuhkan. 


Dew


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar