Asap Mandau Berada di level Berbahaya, Guru Bersama UPT Puskesmas Bagikan Masker
MANDAU, seputarriau.co - Melihat kondisi cuaca yang semakin parah di Kec. Mandau Korwil Pendidikan Kecamatan Mandau bersama UPT Puskesmas Mandau beserta para Guru dan Kepsek tingkat SD dan SMP Se-Mandau gelar bagi Masker sebanyak 3500 masker, didepan Kantor Camat Mandau pada Jumat,(13/09) sekitar pukul 9.00 Wib.
Kegiatan ini dilakukan karena melihat kondisi cuaca kabut asap yang semakin tebal, Juga tanggap dalam bentuk kepedulian melihat kondisi asap yang sudah di kategorikan di level berbahaya.
Pepi Sumanti SH selaku Korwilcam Mandau bersama Kepala UPT Puskesmas Mandau, Dr. Safridawati Anggi mengatakan, "Bagi-bagi masker ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap dampak polusi udara akibat kabut asap yang sudah mengganggu kesehatan kita, jadi denga bagi masker ini semoga warga dapat terhindar dari jerebu asap yang sudah kategori sangat membahayakan bagi kesehatan pernafasan kita", jelasnya.
"Dikatakan Pepi kegiatan tersebut juga bergabung dengan persatuan guru olah raga SD dan SMP.
Stop pembakaran lahan demi anak didik generasi penerus bangsa, mari bersama kita doakan agar kiran hujan segera turun memadamkan api karhutla" , ungkapnya lagi.
"Untuk kegiatan belajar mengajar kita belum bisa memastikan kapan di mulai kalau kondisi masih seperti ini dan tidak dapat di pastikan sampai kapan" , jelas Korwilcam Mandau Pepi Sumanti SH.
Sementara UPT Puskesmas Mandau dr. Safridawati anggi ikut dalam kegiatan tersebut juga sangat prihatin dengan kondisi kabut asap akibat karhutla ini,semenjak kabut asap melanda kota Duri kec. Mandau telah terjadi peningkatan jumlah pasien yang terkena ISPA sekitar 70 persen yang lebih dominan anak-anak terkena dampak asap tersebut", ujarnya.
"Saya menghimbau kepada masyarakat Mandau selama kabut asap ini pakailah masker apabila keluar rumah dan kita juga membagikan masker setiap harinya kepada pasien yang berkunjung ke Puskesmas mandau" , terangnya lagi.
(DEW)




Tulis Komentar