Keluasan Wakaf: Energi Pemberi Harapan
Siapa sangka perbincangan tentang wakaf akan begitu luas. Bagaimana tidak? Dari perbincanagan “lokalan” melebar ke dimensi yang begitu luas dan multibidang. Ada banyak segi terseret diperbincangkan; ada banyak urusan yang turut menjadi bagian–seolah tak hendak dipisahkan. Semua ingin didaftar sebagai bagian hajat memperjuangkan Palestina.
“Biarlah yang lain berkutat demi urusan lain, urusan kami menyukseskan kampanye Palestina,” ungkap Rio Christa yang all out merapikan urusan Nongkrong Bareng di Palestina, sebuah event aktivasi pemicu kepedulian untuk meramaikan berbagai agenda peduli kemanusiaan Palestina.
Saat disepakati ikhtiar menguarkan aura Palestina digeber, baru tahu ternyata ada banyak tempat melekatkan identitas Palestina. Bukan saja untuk jalan di Cinere, Depok, setidaknya ada juga nama Palestina di beberapa tempat di pulau Sumatera. Seperti di Sumatra Utara, ada di jalan Abdullah Lubis, Medan Baru dan Jalan Sunggal; di Lampung akan diramaikan di jalan jenderal Sudirman Bandar Lampung dan Kabupaten Pringsewu, serta Jalan Pangeran Senopati, Lampung Selatan. Ada juga di Sumatera Barat, di Bukik Kalinci, Harau, Payakumbuh. Pun hingga Sulawesi Selatan, di Jalan Inspeksi Kanal Makasar.
Berkait dengan sentra urgensi mendunia lainnya, secara tradisional, nama Kudus di Jawa Tengah bahkan pernah menjadi area dakwah Wali Songo. Menghargai penganut Hindu yang menghormati hewan sapi, Sunan Kudus (Syekh Jakfar Sodiq yang pernah diamanahi sebagai Panglima Perang Kerajaan Demak di zaman Sultan Patah), mengganti kurban dengan kerbau dan dihormati hingga saat ini.
Palestina sebagai ikon dunia Islam tak kunjung usai. Bukan berlebihan jika urusannya kemanusiaan, terlebih urusan keyakinan. Setiap muslim selain terkait keharusan spiritual juga sarat dimensi kemanusiaan. Sekali mendayung, sekaligus mengusung misi spiritual juga kemanusiaan. Padanya terbawa sekaligus amal langit juga bumi. Ke langit, berharap ikhtiar ini bagian mewujudkan cara menghiba pada-Nya, ke bumi pun kita menghiba kepada Allah, agar menghalau kemiskinan umatnya melalui jalan wakaf.
Betapa hebat cara Allah membuka jalan kemudahan; menolong Palestina dengan Kapal Kemanusiaan: jadikan ikhtiar pertolongan itu berwajah sangat kehambaan: kita selesaikan masalah pokok yang sangat humanis. Melayarkan kapal kemanusiaan ke Palestina. Kejutkan rasa manusia sejagat.
Israel melakukan praktik panjang penjajahan (dan dunia intens menghadapi itu dengan energi kemanusiaan), niscaya siapapun akan memikirkan itu tidak hanya dengan nalarnya, tetapi dengan hati nuraninya. Yang mendunia, pelan tapi pasti: energi wakaf, filantropi tertinggi penebar empati sekaligus semangat kemanusiaan.
Iqbal Setyarso
Vice President ACT
(MN)




Tulis Komentar