Banwaslu Meranti Serahkan berkas perkara caleg Partai Gerindra ke Kejaksaan Negeri Meranti

MERANTI, seputarriau.co -  Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kepulauan Meranti menyerahkan berkas perkara dugaan kampanye di tempat pendidikan yang dilakukan calon legislatif (caleg) Partai Gerindra, Kepulauan Meranti, berinisial MR ke Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti di Kantor Banwaslu Meranti Jalan Pembagunan II Kamis (14/02) Pagi.

Dari Pantauan Media ini Anggota Gakkumdu gabungan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), kepolisian, dan kejaksaan untuk penanganan perkara pemilihan umum.

Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti Syamsurizal Kepada awak media menyapaikan bahwa pelimpahan ini seusai pihaknya melakukan penyidikan selama 13 hari terhadap MR.

"Per-hari ini tepat 13 hari kita limpahkan ke jaksa untuk dilakukan penuntutan," ujar Kepada Rekan- Rekan media saat di Komfirmasi.

Ia juga mengatakan bahwa ada waktu 3 hari bagi kejaksaan untuk mengkoreksi berkas perkara penyidikan. 

"Mudah-mudahan tidak ada koreksi jaksa penuntut umum (JPU) untuk bisa dilimpahkan ke pengadilan dan dilakukan penuntutan,"terang Syamsurizal Lagi.

Selain itu, Ia juga menerangkan bahwa melalui pelimpahan berkas ke pihak jaksa, juga membuktikan bahwa mereka serius dalam mengawal proses pemilu serentak ini.

"Kalau dari kita mengharapkan ini P21, tapi tergantung dari jaksa bagaimana nanti hasil pemeriksaan berkasnya, kalau harus dikembalikan ke penyidik lagi, kita terima kita perbaiki lagi, agar tidak ada celah untuk praperadilan," ungkap dia.

Kata Dia Lagi,Sebelumnya terlapor sudah ditetapkan menjadi tersangka saat prosesnya naik ke tahap penyidikan. Selama proses penyidikan sudah ada 15 orang saksi yang diperiksa.

Hal senada juga disampaikan Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti Budi Raharjo SH MH melalui Kasi Pidum Kejari Kepulauan Meranti Junaidi SH Abdilah mengutarakan bahwa penanganan tindak pidana pemilu berbeda dengan penanganan tindak pidana umum biasanya.

"Artinya di sini dari mulai adanya laporan atau temuan dari Bawaslu, kita sudah lakukan rapat koordinasi,"ungkap Junaidi.

Dia juga membenarkan pihaknya telah menerima berkas perkara yang dimaksud.

Dijelaskan Dia Lagi, berkas diterima di kantor Bawaslu Kepulauan Meranti. Dalam penyerahan berkas itu turut didampingi Kanit Tipiter Satreskrim Polres Kepulauan Meranti.

Dikatakannya pelimpahan berkas akan P21 pada Senin pekan depan. 

"Sesuai jadwal akan terlaksana, jadi 3 hari di kami, 3 hari di penyidik, jadi kemungkinan di hari Senin sudah P21, pelimpahan nanti hari Jumat, sidangnya Senin tanggal 25 Februari,"terang Junaidi.

Sekedar Informasi bahwa Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kepulauan Meranti sudah memeriksa terlapor MR karena diduga melakukan kampanye di salah satu sekolah agama di Desa Batang Malas, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti.

MR diduga membagikan kalender, stiker dan kartu namanya kepada guru di sekolah yang disebutkan. Salah seorang yang hadir di sana akhirnya melaporkan kejadian dugaan pelanggaran pemilu ini kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Meranti

MR diduga melanggar Pasal 280 ayat 1 huruf h Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, dimana dalam pelaksanan Pemilu peserta dan tim kampanye dilarang, menggunakan fasilitas pemerintah tempat pendidikan dan tempat ibadah. Sementara ancamannya dalam pasal 521 dengan penjara maksimal 24 bulan (2 tahun) dan denda sebesar Rp 24 juta.

(AZW)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar