Mafia Proyek Dikabupaten Bengkalis Libatkan Oknum Dewan
BENGKALIS, seputarriau.co - Gapensi (Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia) Kab. Bengkalis Beberkan Mafia Proyek dalam proses pelelangan proyek di Bengkalis. H. Suhaimin, SH ketua Gapensi Kab. Bengkalis menduga pelelangan proyek di kab. bengkalis sarat dengan intervensi dari sejumlah pejabat eselon maupun oknum dewan sendiri.
Bukan rahasia lagi, ada beberapa oknum anggota dewan serta pejabat eselon II dan III yang ikut mengatur proyek, bersekongkol dengan rekanan dan pokja di ULP. Panitia Khusus (Pansus) Unit Layanan Pengadaan (ULP) DPRD Bengkalis didesak untuk menelusuri dugaan adanya keterlibatan oknum anggota DPRD maupun pejabat eselon dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bengkalis sebagai "mafia proyek" dalam pengaturan lelang proyek di ULP serta melakukan intervensi.
"Persoalan lelang proyek di Bengkalis ini dari tahun ke tahun masalahnya itu ke itu saja, tidak ada hal baru. Seharusnya Pansus ULP DPRD Bengkalis sudah mengetahui apa sebenarnya yang terjadi dalam pelelangan proyek tersebut, ada oknum dewan dan pejabat yang diduga kuat terlibat "mafia proyek" mengatur pemenang lelang kemudian meminta setoran kepada rekanan pemenang lelang," Ungkap Suhaimi, Minggu (13/12).
Menurutnya lagi, Pansus ULP jangan hanya terpaku kepada persoalan tekhnis pelelangan saja, dengan menyebut kesalahan atau persoalan lelang muncul dari pokja-pokja di ULP semata. Ada factor yang menyebabkan pokja-pokja tersebut melakukan kesalahan proses lelang, karena diduga ada intervensi dari pihak diatasnya, seperti anggota DPRD dan pejabat maupun ASN di Pemkab Bengkalis.
Kemudian sambung Suhaimi, ketua-ketua pokja di ULP itu sendiri memiliki atasan di SKPD tempat mereka bertugas, karena ketua pokja itu paling tinggi pejabat eselon III, malahan ada ketua pokja yang bukan eselon. Tentu saja mereka sangat mudah di-intervensi oleh atasannya, apalagi persoalan lelang menyangkut dengan urusan bagi-bagi duit yang melibatkan ULP, rekanan serta oknum diluar ULP sendiri.
"Makanya kita mendesak Pansus ULP kalau memang serius untuk menyingkap tabir gelap pelelangan proyek di Bengkalis ini yang sudah berlangsung sejak lama. Siapa saja yang bermain dalam lelang tersebut, karena di Bengkalis dewan dan pejabat juga ada disana. Pemain proyek di Bengkalis ini sudah tahu kok, siapa anggota dewan dan pejabat yang mengintervensi atau jadi mafia lelang," Tutup Suhaimi.
(MN)




Tulis Komentar