KPU Goes to Campus Sambangi Universitas Riau
PEKANBARU, seputarriau.co - Melalui kegiatan bertajuk "KPU Goes to Campus" Universitas Riau (Unri) bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau menggelar sosialisasi tahapan pelaksanaan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018, Kamis (12/4/2018).
Komisioner Komisi Pemilihan Umum Provinsi Riau, Abdul Hamid, menjelaskan, tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan wawasan pengetahuan tentang peran mahasiswa dalam setiap tahapan proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Riau tahun 2018.Hamid, lebih lanjut menjelaskan alasan diadakannya sosialisasi Pilkada dengan tema “Pemilih Berdaulat Negara Kuat” ini di kampus Unri, adalah karena kampus merupakan tempat yang netral. Ia juga berharap semua mahasiswa dapat turut andil menjadi pemilih.
Pemilih merupakan salah satu stakeholder Pemilu di antara tiga unsur lainnya yakni penyelenggara, peserta, dan media. “Pemilih memiliki peranan besar dalam proses pemilu dan demokrasi. Suara pemilih menentukan masa depan bangsa. Pemilih yang mandiri ikut serta dalam proses tahapan penyelenggaraan pemilihan dan tidak terpengaruh politik uang,” jelas Hamid, seperti dalam rilis yang diterima redaksi.
Syapril Abdullah, Divisi Perencanaan dan Data KPU, menyampaikan, mahasiswa yang memiliki peran yang sangat penting untuk ikut serta dalam pemilu, tergolong sebagai pemilih pemula serta memiliki jumlah yang cukup banyak. Untuk itu, partisipasi mahasiswa sebagai pemilih akan menjadi penentu masa depan bangsa.“Semakin tinggi partisipasi, semakin berkualitas demokrasi. Moto KPU Riau Berpantun yaitu, Bersih, Partisipatif, Adil, dan Santun,” paparnya.
KPU saat ini memang sedang konsen menyasar kelompok mahasiswa untuk terlibat aktif mensukseskan Pilkada serentak di Provinsi Riau.KPU, tambahnya, membutuhkan kelompok mahasiswa utamanya dalam kegiatan sosialisasi tentang kepemiluan, bahkan sebagai penguatan konsep tersebut.
Keterlibatan kelompok yang kadang disebut sebagai motor penggerak dan perubahan itu memang sangat penting.Mereka bisa berperan dalam banyak hal, seperti mengawasi penyelenggara pemilu. “Namun mereka juga bisa membantu menginformasikan kepada masyarakat tentang kepemiluan dan saya pikir itu sangat positif,” tutup Syapril.
Senada yang disampaikan Dr Syapsan SE ME, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unri, menyampaikan peran mahasiswa sangat penting sebagai motor penggerak dan perubahan yang membantu menginformasikan kepada masyarakat tentang pilkada.“Sebagaimana kita ketahui peraturan KPU terus berubah demi kebaikan dan kelancaran pemilihan inilah fungsi Perguruan Tinggi khususnya mahasiswa untuk menginformasikan dan menuntun masyarakat dalam tata pemilihan,” kata dia.“Melalui kegiatan ini, kita berharap mahasiswa dapat lebih memahami tatacara dan aturan tahan pemilihan tanggal 27 juni mendatang. Selain itu tidak golput karena mahasiswa adalah termasuk pemilih pemula yang tergolong cukup masih banyak,” harap Syapsan.
(MN/ MCR)




Tulis Komentar