24 Nyawa Melayang di Jalan Raya Selama Operasi Keselamatan Muara Takus 2018
PEKANBARU, seputarriau.co - Sebanyak 24 nyawa pengendara melayang di jalan raya selama 21 hari Operasi Keselamatan Muara Takus 2018 di Riau. Jumlah itu meningkat dibanding tahun 2017 lalu."Selama operasi, korban meninggal 24 orang, naik satu orang dibanding tahun lalu, 23 orang," ujar Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Rudy Syafiruddin SIK MH, saat ekpos hasil operasi di kantornya, Rabu (28/3/2018).
Operasi Keselamatan Muara Takus 2018 berlangsung sejak tanggal 5 hingga 25 Maret lalu di seluruh wilayah hukum Polda Riau. Selain korban meninggal, juga terjadi peningkatan korban luka berat. "Korban luka berat 35 orang sedangkan tahun 25 orang," kata Rudy.
Rudy menjelaskan secara keseluruhan terjadi peningkatan kecelakaan selama Operasi Keselamatan di Riau meski tidak signifikan dengan total kecelakaan 54 kejadian. Sementara tahun lalu, di operasi yang sama terjadi 44 kejadian. "Terjadi peningkatan 10 persen," ucap Rudy.
Dari kecelakaan itu, terdapat kerugian materil sebesar Rp169,45 juta. Angka itu turun dibanding tahun 2017, yang hanya Rp282,75 juta. Daerah tertinggi terjadinya kecelakaan adalah Kabupaten Kampar dengan 11 kasus dan 9 korban meninggal dunia. Selanjutnya, Kabupaten Siak dengan 7 kasus, Pelalawan dan Pekanbaru masing-masing 7 kasus.
"Daerah yang nihil kecelakaan selama operasi berlangsung adalah Kepulauan Meranti," ucap Rudy. Profesi terbanyak menjadi korban kecelakaan lalu lintas adalah pekerja swasta. Disusul mahasiswa/pelajar dan warga yang belum bekerja.
"Rata-rata mereka tidak menggunakan helm saat berkendaraan," tambah Rudy.Selain kecelakaan lalu lintas, selama Operasi Keselamatan Muara Takus 2018 terjadi 1.971 pelanggaran. Jumlah tersebut berkurang dibandingkan tahun sebelumnya, yakni sebanyak 2.107 kasus pelanggaran.
"Pelanggaran terbanyak adalah tidak memakai sabuk pengaman dan melawan arah. Kita berharap, masyarakat lebih tertib dan mematuhi aturan serta rambu-rambu berlalu lintas saat berkendaraan untuk keselamatan sendiri dan orang lain," pinta Rudy.
(MN/ MCR)




Tulis Komentar