Adakan Rapat, Kepala Disdikbud Siak Dan Kepala UPTD Tualang Dengan Seluruh Kepsek SMA/SMK Kecamatan

SIAK, seputarriau.co - Permasalahan penerimaan siswa baru di Kecamatan Tualang menjadi perbincangan/persoalan bagi setiap orangtua calon siswa yang mendaftarkan (memasukan) anaknya ke salah satu sekolah yang dituju. Dan kebanyakan dari orangtua mengeluhkan perihal penerimaan anaknya (siswa/murid) ke salah satu sekolah tersebut.

Menanggapi persoalan tersebut, Jum'at (7/7/2017) sekira pukul 10.30 WIB, Bupati Siak Syamsuar mendampingi rapat yang digelar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Siak H Lukman,) dan Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah Pendidikan dan Kebudayaan (UPTD Dikdikbud) Kecamatan Tualang H Zahroni Mpd dengan seluruh Kepala Sekolah SMA Negeri beserta beberapa Penghulu Kampung Kecamatan Tualang Kabupaten Siak.

Dengan bertepatan hari ini, beliau menghadiri acara peresmian kantor baru Pelindo I Kampung Pertiwi Pinang Sebatang Timur. Menindaklanjuti perihal penerimaan siswa baru di Kecamatan Tualang saat ini, Provinsi Riau memberikan kewenangan kepada Disdikbud Kabupaten Siak dan UPTD Kecamatan Tualang dalam pengawasan serta memantau perkembangan penerimaan siswa baru yang masuk ketingkat SMA di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak saat ini.

"Pemerintahan Provinsi telah menyerahkan kewenangan kepada Disdikbud Kabupaten Siak dan UPTD Kecamatan Tualang untuk mengawasi dan memantau perkembangan penerimaan siswa-siswa baru yang masuk ke SMA di Kecamatan Tualang," kata Syamsuar dihadapan seluruh kepala sekolah dan beberapa Penghulu Kampung di Kecamatan Tualang, Jum'at (7/7/2017) di aula Kantor Kecamatan Tualang.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Sekdisdikbud) Kabupaten Siak Prapto mengatakan untuk penerimaan siswa baru itu bisa menambahkan jumlah ruangan (kelas) untuk mengurangi jumlah kekurangan dalam penampungan. Kurang lebih ada sekitar 500 siswa yang belum tertampung berdasarkan petunjuk Kadisdikbud Kabupaten Siak H Lukman.

"Kami berkordinasi dengan Dinas Pendidikan Privinsi Riau untuk menentukan langkah-langkah apa saja yang akan ditenpuh. Intinya Provinsi itu bagaimana anak-anak itu bisa sekolah, jadi silahkan saja menambah jumlah ruangan/kuota yang sudah ditetapkan. Berapa kemampuannya (daya tampung) kita buat berita acaranya," ujarnya.

Sesuai kuota menurut ketentuan Dinas Pendidikan Privinsi Riau bagi penerimaan siswa baru SMA/SMK melalui empat jalur yaitu paling sedikit 90% diantaranya sebagai berikut:
1. Jalur lingkungan/kurang mampu sebesar 40%.
2. Jalur anak pendidikan atau kependidikan sebesar 5%.
3. Jalur peserta didik berprestasi sebesar 5%.
4. Jalur Reguler sebesar 40%.

Sedangkan ketentuan daya tampung peserta didik baru/siswa dari luar Kabupaten/Provinsi paling sedikit sebesar 10%. Adapun untuk pembagian menurut zona tersebut, sebagai berikut:
1. Luar Kota/Kabupaten sebesar 7%.
2. Luar Provinsi sebesar 3%.

Dari totalnya keseluruhan untuk penerimaan siswa baru itu, masing-masing sekolah SMA/SMK telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau.(HRS)
 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar