SMPN 03 TANAH MERAH sangat butuh perhatian instansi terkait

TANAH MERAH, seputarriau.co - Jalan Menuju SMPN 03 Tanah Merah dalam kondisi rusak parah, Sekolah yang terletak di Kelurahan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah kabupaten Indragiri Hilir ini terletak pada kondisi bukan dilingkungan pemukiman warga.
 
Kepala Sekolah SMPN 03 Tanah Merah, Pitaryuza, akui infrastruktur jalan menuju sekolah rusak, " bahwa benar sekolah tersebut berada pada ujung jalan tidak ada perumahan warga disekitar sekolah tersebut (Red* lahan tidur) diperparah kondisi jalan menuju sekolah tersebut berada pada posisi rusak parah, sehingga siswa  pergi dan pulang sekolah harus menjalani jalan yang rusak parah tersebut", Ungkap  Pitaryuza.
 
Selain kondisi infrastruktur Menuju akses kesekolah rusak, ada juga beberapa permasalahan disekolah lainnya.
 
Hal senada disampaikan oleh Ketua DPD Persatuan Jurnalis Indonesia Kabupaten Indragiri Hilir  Drs. Shalehuddin Perangin- Angin, MH, " kondisi sekolah tersebut bukan pada posisi pemukiman warga dan kondisi jalan menuju sekolah tersebut dalam keadaan rusak parah. Kepala Sekolah sudah berupaya,  namun karena dihukum dengan kondisi yang ada,  baru itulah yang dapat dicapai, ucapnya.
 
ditambahkan Ketua DPD PJI Kab. INHIL tersebut menambahkan bahwa jika sekolah tersebut dipertahankan, maka ada empat  upaya yang harus dilakukan oleh instansi terkait dan pihak sekolah tersebut antara lain sebagai berikut :
1. Perbaikan jalan lama menuju sekolah tersebut.
2. Pembuatan akses jalan baru menuju sekolah tersebut dari eks. Perusahaan AIC kesekolah tersebut.
3. Dinas Perkebunan/Dinas Pertanian disarankan membuat tanggul baru untuk mengatasi lahan tidur akibat air pasang, sehingga lahan disekitar sekolah tersebut dapat dimanfaatkan, sehingga masyarakat bisa mengelola lahan tersebut, sehingga          dibangun pemukinan baru disekitar sekolah tersebut.
4. Sekolah tersebut dapat melakukan modus- modus baru, sehingga sekolah tesebut dapat diminati oleh masyarakat untuk menyekolahkan anaknya disekolah tersebut.
 
Keterangan yang diperoleh dari sdr. Adrisol, SPd selaku mantan Kepala sekolah SMPN 03 Tanah Merah bahwa sekolah tidak diminati oleh siswa karena sekolah tersebut lokasinya jauh,  bukan berada pada daerah pemukiman masyarakat dan jalan menuju sekolah tersebut rusak parah.  Dengan kondisi yang seperti ini, untuk mempertahankan jumlah murid, maka sdr. Adrisol, SPd melakukan upaya yang maksimal antara lain sebagai berikut ;
1. Penerimaan siswa baru dibebaskan dari segala bentuk pungutan.
2. Memberikan baju 4 pasang gratis yaitu 1 pasang baju putih biru, 1 pasang baju pramuka, 1 pasang baju olahraga dan 1 pasang bakal baju muslim.
3. Mengadakan santunan anak yatim dibulan Ramadhan.
4. Membangun komunikasi kepada pengusaha dan tokoh masyarakat.
"Alahamdulillah jumlah siswa dapat bertahan dengan jumlah 100 orang siswa", tutupnya.  Wartawan : Shaleh. 
     
           


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar