Kekurangan Bukan Menjadi Suatu Alasan Untuk Mencapai Prestasi dan Cita-Cita “Muhammad Bakrie”
PERAWANG, seputarriau.co - Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta begitulah peribahasanya. Siapa yang tak kenal dengan Muhammad Bakrie yang mendirikan sebuah Yayasan bagi penyandang cacat. Adapun Yayasan yang diberi nama Yayasan Amanah SLB Perawang Kecamatan Tualang.
Dengan Motto “kekurangan bukan menjadi suatu alasan untuk mencapai prestasi dan cita-cita”
Sejak berhenti dari pekerjaannya beberapa tahun yang lalu, Muhammad Bakrie mempunyai etikat baik (niat,red) dalam hatinya untuk mendirikan Yayasan Amanah Sekolah Luar Biasa (SLB). Dengan biaya yang didapat dari Jaminan Sosial (Jamsostek,red) kala itu.
"Bangunan tersebut, awalnya saya bangun dengan uang hasil dari pesangon juga Jamsostek saya. Sebagian dari swadaya masyarakat juga," ungkap Bakrie disela-sela waktu santai di Yayasannya. Sabtu (18/03/17) sekira pukul 16.40 Wib.
Muhammad Bakrie dengan ketulusan dan ke ikhlasanya membangun Yayasan tersebut, pada tahun 2009 dengan keterbatasan biaya (modal,red) Muhammad Bakrie berhasil mendirikan lima pintu hasil dari uang pesangon yang dimilikinya dan uang yang didapat dari Jamsostek.
"Memang ada bantuan dari Pemkab Siak ± 50 juta kala itu. Saya bangun untuk membuat pagar tembok sekeliling. Gedung yang baru dua pintu sama perpustakaan satu pintu bantuan dari Provinsi yakni ditahun 2015 dan 2016." terang Bakrie dengan nada sedikit tersendu.
"Insya allah ada Kepala sekolah yang mau membantu kita disini membangun satu gedung fasilitas lain," tambahnya.
Sekolah Luar Biasa (SLB) dengan fasilitas yang terbatas dan keterbatasan fisik Muhammad Bakrie berhasil mendirikan SLB tersebut hingga sekarang. Selama mendidik anak-anak keterbelakangan mental juga cacat Muhammad Bakrie tetap menjalankan profesi sebagai PKSK dan PSM hingga saat ini.
Muhammad Bakrie bisa dibilang cukup berhasil dalam mendirikan dan mendidik anak-anak tersebut. Terbukti anak-anak yang di asuhnya sekarang dapat membuat suatu kerajinan yang mungkin tidak dapat dilakukan oleh orang lain yang normal salah satu yakni Kain Tenun dan Tas hasil karya dari anak-anak didik Muhammad Bakrie tersebut.
Bermodalkan niat juga kerja keras seorang Muhammad Bakrie yang pernah di undang oleh salah satu stasiun televisi swasta yakni Talk Show Kick Andy kala itu tetap mengucap syukur meski dengan keadaan yang sekarang.
"Alhamdulillah..sekarang kita bisa bangun gedung baru dua lantai ini dari swadaya juga," ucap syukur Bakrie sore tadi, Sabtu (18/03/17) sekira pukul 17.20 Wib.
Muhammad Bakrie mempunyai jiwa sosial yang mulia dapat mengantarkan anak-anak tersebut, menjadi seseorang yang berkreatifitas layaknya seperti orang normal dan juga kerja sosial yang telah ditekuni hingga saat sekarang sudah sepatutnya di Apresiasi.(HRS)




Tulis Komentar