FKPMR Keluarkan Taklimat Ramadhan 1447 H, Ajak Masyarakat Riau Jaga Kesucian Bulan Suci
Pekanbaru, seputarriau.co - 13 Februari 2026 – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) secara resmi mengeluarkan Taklimat Ramadhan sebagai panduan dan seruan moral bagi seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Riau.
Dalam taklimat yang diterbitkan di Pekanbaru bertepatan dengan 25 Sya’ban 1447 H, FKPMR menegaskan komitmen masyarakat Melayu Riau untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai agama, adat, dan budaya sebagaimana falsafah yang melekat kuat dalam kehidupan masyarakat, yakni “Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah (Al-Qur’anul Karim).”
Ketua Umum FKPMR, Drs. H. Raja Mambang Mit, bersama Sekretaris Jenderal Dr. H. Ahmad Hijazi, SE., M.Si, menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan sekaligus menjaga marwah daerah sebagai Negeri Melayu yang religius.
Seruan untuk Masyarakat dan Pemerintah
Dalam taklimat tersebut, FKPMR mengajak seluruh masyarakat yang bermastautin di Bumi Lancang Kuning untuk bersama-sama menjaga norma agama, adat istiadat, serta norma sosial yang berlaku. Masyarakat juga diimbau untuk tetap menjunjung tinggi supremasi hukum selama bulan Ramadhan.
Tidak hanya kepada masyarakat, FKPMR juga meminta Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan serta penertiban terhadap tempat-tempat hiburan malam, praktik perjudian, karaoke, panti pijat, hingga penginapan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran moral dan mencederai kesucian Ramadhan.
Langkah tersebut dinilai penting guna menciptakan suasana kondusif, aman, dan penuh kekhusyukan selama umat Islam menjalankan ibadah puasa.
Perkuat Ukhuwah dan Toleransi
Kepada umat Islam, FKPMR mengajak agar menyambut Ramadhan dengan penuh keikhlasan, meningkatkan amal ibadah, serta menjauhi segala bentuk larangan agama. Para muballigh dan tokoh agama juga diminta untuk terus memperkuat ukhuwah dalam tiga dimensi:
Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim),
Ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan sesama warga negara), dan
Ukhuwah Basyariyah (persaudaraan sesama umat manusia).
FKPMR menekankan pentingnya menjaga persatuan serta tidak mempertentangkan persoalan khilafiyah yang berpotensi memecah belah umat.
Sementara itu, kepada masyarakat non-Muslim, FKPMR mengajak untuk turut menghormati Bulan Suci Ramadhan serta bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, dan kerukunan antarumat beragama di Provinsi Riau.
Wujud Komitmen Amar Ma’ruf Nahi Munkar
Taklimat Ramadhan ini disebut sebagai bentuk komitmen nyata dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar serta tanggung jawab moral dan sosial dalam menjunjung adat dan budaya Melayu Riau.
FKPMR berharap, melalui kebersamaan seluruh elemen masyarakat, Provinsi Riau senantiasa mendapat keberkahan dan menjadi negeri yang “Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.”
Dengan semangat Ramadhan 1447 H, masyarakat Riau diharapkan dapat memperkuat nilai spiritual, mempererat persaudaraan, serta menjaga kehormatan daerah sebagai negeri yang religius, berbudaya, dan bermartabat.




Tulis Komentar