Ponpes Tahfidz AL - Karim Boarding School Minta Maaf Atas Wafatnya Santri

Bangkinang, seputarriau.co - Pondok Pesantren (Ponpes) SMP Tahfidz AL - Karim Boarding School  Jl. Raya Pekanbaru - Bangkinang No.KM.55, Batu Belah, Kabupaten Kampar menyampaikan permohonan maaf atas wafatnya santriwati asal Kampar dalam Proses Menutut Ilmu kegiatan Ekstrakurikuler Berkuda.
Kepala Sekolah SMP Tahfidz AL - Karim Boarding School menyampaikan, pihaknya amat menyesalkan insiden kematian santri tersebut. 

“Kami keluarga besar SMP Tahfidz AL - Karim Boarding School dengan ini memohon maaf sekaligus berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Ananda Mutiara Salsabila, Santriwati Kelas VIII SMP Tahfidz AL - Karim Boarding School khususnya kepada orang tua dan keluarga almarhum dirumah Duka,” ucap Ustad Samingun kepada Keluarga Duka, sabtu (03/08)

Harap tak terulang: ustadz samingun mengaku, sebagai pondok pesantren yang fokus dalam masalah pendidikan anak, pihaknya berharap supaya insiden tersebut tidak terulang kembali di lain kesempatan. Pihaknya juga turut meminta maaf kepada keluarga almarhum sebab dalam proses pemberitahuan informasi Meninggalnya Santriwati  terlambat

“Muda-mudahan permintaan maaf kami dari pihak sekolah bisa diterima oleh orang tua dan keluarga almarhuma dan ini menjadi pembelajaran bagi kami sehingga tidak terjadi lagi dimasa yang akan datang", katanya.

Hal senada disampikan Pendiri Yayasan SMP Tahfidz AL - Karim Boarding School, H Ricky Asmar Putra SE menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga yang berduka, "Atas nama Keluarga Besar SMP Tahfidz AL - Karim Boarding School,
Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya, luka yang mendalam atas meninggal anak kita "Mutiara Salsabila" dengan segala kerendahan hati, mohon untuk dimaafkan kepada orang tua  dan seluruh keluarga almarhuma atas kesalahan dan kekilafan yang terjadi dan insyaallah ini akan menjadi pelajaran bagi kita semua dan inilah takdir ALLAH SWT yang tidak bisa dielakkan", ucapnya.

"Insyaallah kita ini bersaudara dan besar harapan kami ada adek dari almarhuma Mutiara Salsabila yang mudah-mudahan ALLAH SWT Izinkan
Untuk bisa memondok di tahfidz Al-Karim nanti kami jagah dan sama-sama kita didik adik dari almarhuma, Muda-Mudahan kita bisa menjadi dunsanak", terangnya.

Ditempat yang sama Paman dari Almarhumah Mutiara yang mewakili dari Orang tua dan Keluarga besar almarhuma, Zainal Arifin, SE. MM., " Kami dari keluarga menerima dengan Ikhlas atas Musibah Meninggalnya anak kami, itu yang bisa sampaikan dan pertemuan kali ini juga merupakan silaturahmi menjadi bersaudara, anggaplah kami ini keluarga besar tahfid Al-Karim dan kami sudah menerima permintaan maaf dari keluarga besar Yayasan, atas niat baiknya kerumah ini, kami mengucapkan terimakasih dan maaf jika ada kata-kata kami yang silaf", ujarnya.

Terakhir silaturahmi dari pihak sekolah dan yayasan memberikan  beasiswa kepada adik almarhuma yang diserahkan melalui pamannya, disaksikan oleh orangtua, keluarga besar dan perwakilan sekolah  serta pihak Yayasan.

(MN)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar