Ternyata ini manfaat MPLS bagi anak

Pekanbaru, seputarriau.co  - Beberapa hari terakhir ini semua sekolah di pekanbaru atau dibeberapa tempat lain sibuk dengan kegiatan MPLS, ada yang melibatkan siswa baru sendiri ada juga yang melibatkan melibatkan sekalian orang tua siswa, meskipun yang sekolah adalah anaknya akan tetapi orang tua siswa juga berkepentingan untuk mengenal sekolah lebih lanjut
MPLS adalah istilah baru yang menggantian Istilah Masa Orientasi Siswa (MOS), akan tetapi di beberapa sekolah islam ada juga yang menggunakan istilah usbu’ ta’aruf (pekan perkenalan), pada prinsipnya sama-sama ada yang mau dikenalkan kepada siswa baru sekaligus kepada orang tua siswa. Pada masa MPLS, seluruh siswa baru akan mengikuti kegiatan yang bersifat edukatif dan menyenangkan.
Apa itu MPLS? MPLS adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah dalam rangka memperkenalkan para siswa baru pada semua hal yang berhubungan dengan sekolah. Perkenalan tersebut dapat mengenalkan antarmurid baru dengan kakak kelas ataupun guru yang mengajar. Selain itu, MPLS juga dapat mengenalkan komponen sekolah, seperti cara belajar,  penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinanan. MPLS merupakan kegiatan yang wajib diikuti dan dilakukan oleh semua siswa baru, hal tersebut dikarenakan MPLS mempunyai banyak manfaa, Adapun dasar pelaksanaan MPLS ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 tahun 2016 Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru
Lingkungan sekolah terdiri dari lingkungan abiotik atau disebutkan juga lingkungan mati dan lingkungan biotik atau lingkungan hidup. Komponen abiotik adalah segala yang tidak bernyawa seperti pergedungan yang ada di sekolah, tanah yang ditempati, udara sekitar sekolah, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tenaga pendidik, tenaga kependidikan, tumbuhan atau pepohonan dan lain sebagainya
Manfaat dan tujuan diadakannya MPLS diantaranya adalah mengenali potensi diri siswa baru Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah Menumbuhkan motivasi, semangat dan cara belajar efektif sebagai siswa baru Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong. Dalam pelaksanaan MPLS, setiap sekolah dapat menyampaikan materi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan sekolah tersebut. Namun, terdapat beberapa materi yang perlu untuk disampaikan saat pelaksanaan MPLS, seperti: Wawasan Wiyata Mandala yang merupakan sikap menghargai dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekolah sebagai tempat menuntut ilmu pengetahuan, selanjutnya Kegiatan kesiswaan, baik itu intrakulikuler atau ekstraskurikuler, Pendidikan karakter atau apa internalisasi karakter yang akan diupayakan, lalu cara belajar efektif serta Pengenalam budaya lokal.
Untuk siswa baru yang masuk SD, SMP dan SMA barang kali MPLS sudah tidak begitu asing lagi karena paling tidak sudah memiliki pengalaman mengikuti MPLS sebelumnya nah bagaimana dengan MPLS pada anak PAUD?, karena ini adalah kali pertama dilakukan dan kali pertama atau perdana masuk dalam dunia asing yang bukan dunia keluarga dan ini adalah dunia Pendidikan, semuanya terasa asing bagi anak PAUD, Guru terasa asing, kawan-kawan terasa asing, lingkungan pun terasa asing jangan sampai anak-anak PAUD terasa diasingkan dari keluarga ke dunia Pendidikan
Disini kegiatan MPLS dituntut untuk menghilangkan rasa keterasingan anak tersebut sehingga nanti siap secara mental untuk melebur dalam dunia PAUD, beberapa saran kami tujukan kepada guru-guru PAUD diantaranya adalah libatkan orang tua dalam MPLS bila perlu dudukkan di dalam kelas orang tua siswa Bersama siswa secara berkelompok, kenalkan siswa kepada siswa lain berserta orangtua, sampai siswa akrab satu dengan lainnya jika membutuhkan waktu tambahan ulangi lagi di waktu lain denga format yang sama, keakraban siswa dengan siswa lainnya akan menguraikan simpul attachment atau kelekatan anak dengan orang tua atau pengasuhnya, dengan begitu anak sudah mau ditinggal sendiri di sekolah karena sudah memiliki kawan yang dikenalnya  
Poin penting dari kegiatan pelaksanaan MPLS disetiap jenjang Pendidikan adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak untuk memulai pembelajarannya di Lembaga tersebut, rasa aman dan nyaman merupakan energy dasar bagi anak untuk dapat berkembangan secara kognitif, sosial dan emosional. Dari mana anak mendapatkan rasa aman dan nyaman tersebut dari perkenalannya dengan lingkungan sekolah 

 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar