Peduli Kaum Ibu, MUI Kecamatan Binawidya Taja Dauroh Majelis Ta’lim

Pekanbaru, seputarriau.co  - Kelompok majelis ta’lim merupakan tempat berkumpulnya kaum ibu untuk meningkatkan pemahaman keagamaan. Mengingat pentingnya keberadaan majelis ta’lim bagi rumah tangga dan lingkungan, maka MUI Kecamatan Binawidya melaksanakan dauroh bagi pengurus majelis ta’lim dari beberapa masjid yang ada di wilayah kerjanya. Dauroh dilaksanakan pada Kamis (20/6) di Aula Kantor Camat Binawidya. Pentingnya dauroh ini adalah karena seorang perempuan yang aktif dalam mengelola majelis ta’lim memiliki dua mata pisau yang sangat diperlukan. 

Pertama, perempuan yang aktif menjalankan roda organisasi keagamaan menjadi tumpuan untuk menciptakan lingkungan yang islami. Kedua, sebagai ibu rumah tangga, perempuan menjadi tonggak eksekutor untuk menciptakan rumah tangga yang sakinah. 

Oleh karena kedua hal tersebut penting, maka tidak boleh ada yang tertinggal dari prioritas seorang perempuan. Dauroh majelis ta’lim memberikan penajaman pemahaman supaya kedua hal tersebut menjadi seimbang atau harmonis.

Camat Binawidya membuka kegiatan dauroh dan mengikutinya hingga selesai. Selaku Camat yang juga ibu rumah tangga, Indah berpesan kepada pengurus majelis ta’lim supaya memikirkan program untuk para perempuan yang notabene bekerja seharian sebagaimana kaum bapak dan juga menjadi ibu rumah tangga. 

Dauroh yang dimoderatori oleh Zainuddin dalam pengantarnya menyebutkan  bahwa kegiatan ini merupakan keprihatinan MUI terhadap rendahnya minat kaum ibu untuk ikut majelis ta’lim dan sering tidak seimbangnya rumah tangga bagi akitivis majelis ta’lim tersebut. Sekretaris MUI Kecamatan Binawidya tersebut memandu tiga pembicara yang sangat kompeten, yakni: Prof. Dr. H. Akbarizan, M.Pd., MA selaku Ketua MUI Kota Pekanbaru, Raja Rilla Mustafa, S.M selaku Ketua PD. BKMT Pekanbaru, serta Drs. H. Muhammad Dahlan Nur, M.Ag sebagai Ketua MUI Kecamatan Binawidya.

Prof. Akbarizan menitikberatkan pesan kepada seluruh peserta bahwa kaum ibu mesti aktif mengurusi majelis ta’lim. Namun demikian, jangan sempat rumah tangga diabaikan. Rumah tangga merupakan urusan wajib diantara kedua kegiatan tersebut. Demikian juga halnya menurut Dahlan, bahwa perempuan itu adalah tiang negara ini, dia mesti kokoh, dauroh ini adalah salah satu sarana pengokohannya. Menurut pimpinan Madrasah Ibtidaiyah Ibnu Aqil ini perempuan adalah perhiasan, dan perhiasan terbaik adalah wanita sholehah. 

Berbeda dengan kedua pemateri sebelumnya, Raja Rilla yang juga Ketua BKMT Pekanbaru ini justru focus pada administrasi majelis ta’lim dan bagaimana menciptakan majelis ta’lim menjadi tempat yang menyenangkan bagi kaum ibu. Perlu ragam kegiatan diinovasi oleh pengurusnya dan tidak hanya monoton pada pengajian di masjid saja.

 

 

 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar