Haduuuhh..., LGBT Masuk Kampus
LGBT
BENGKALIS, seputarriau.co - Mereka yang menamakan diri Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) semakin berkembang dan meluas di Indonesia. LGBT ini sudah mulai melumuri Provinsi Melayu Riau ini dengan bukti sudah ada orang tua yang melaporkan anaknya ke institut tertentu, dikarenakan meihat prilaku dan prubahan pada diri anaknya yang masih duduk di Sekolah Menengah Atas (SMA).
"Jika setingkat SMA sudah mulai berprilaku menyimpang seperti itu, maka jangan heran jika di jenjang pendidikan yang lebih tinggi (perkuliahan) juga ada hal serupa. Dan lebih berbahaya lagi jika mereka berani eksis di kampus mereka, karena hal tersebut dapat merusak citra Universitas yang menjadi wadah intelektual bagi kaum terpelajar," jelas Ketua Prodi Hukum Islam STAIN Bengkalis, Muhammad Ashubli, Kamis (18/02/2016).
Dijelaskan Kepala Jurnal Akademika STAIN ini, bahwa hak kaum LGBT sebagai warga negara Indonesia mendapat perlakuan yang sama di mata Undang Undang (UU). Hanya saja tidak serta-merta diartikan Komunitas LGBT bisa masuk kampus.
"Ini sangat gawat, terlebih setiap Universitas memiliki kode etik tersendiri baik kepada pimpinan, dosen, mahasiswa, bahakan karyawan. Pastinya, jika ini terjadi hal menyimpang tersebut tetap harus diwaspadai," sebut salah satu mantan Reportr TV Nasional ini.
Selain itu, Subli berpesan kepada mahasiswa serta kampus-kampus yang ada di Riau melakukan pemantauan terhadap aktivitas-aktivitas yang dinilai bisa menodai marwah perguruan tinggi.
"Barometer universitas itu ada tiga, kebaikan, kebenaran, dan keindahan. Jangan sampai barometer ini menodai dunia pendidikan," tuturnya.
(IS)




Tulis Komentar