Klarifikasi LSI, Sumber Survei yang Dimuat di Media adalah Hoax
BENGKALIS, seputarriau.co - Pemberitaan yang dimuat sejumlah media online dengan menggambarkan persentase hasil survei Pilkada Bengkalis yang mengatasnamakan LSI adalah tidak benar atau Hoax. Informasi yang beredar berasal dari sumber palsu dan informasi itu sengaja diedarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Demikian klarifikasi dari Direktur PT. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Agustinus Budi Prasetyohadi melalui Supervisi Strategi Pemenangan LSI Deciya Firman, Sabtu (6/6/2020) melalui klarifikasi secara tertulis ke media seputarriau.co
"Rilis yang beredar di media online dan media sosial tentang hasil survei LSI itu tidak benar. Ada oknum yang mencoba menggiringnya, semoga oknum itu mendapatkan hidayahnya. Saya paham jika seputarriau.co juga menjadi korban, terjerat dengan berita menyesatkan, jadi barang kali itu klarifikasi saya. Saya juga menyesalkan adanya pencatutan foto tanpa seizin saya,"ungkap Deciya Firman melalui klarifikasinya.
Deciya Firman juga meminta agar oknum yang menyebarkan berita tersebut bisa mengaku dan meminta maaf ke publik karena menyebar informasi yang tidak valid dan merugikan banyak pihak.
Lebih lanjut menurut Deciya Firman, jika informasi yang beredar hanya statment pribadi tanpa membawa institusi tidak akan menjadi masalah. Anggap saja pandangan pribadi untuk mendukung pilkada di Bengkalis.
"Yang menjadi masalah adalah adanya pencatutan nama lembaga dan survey yang tidak jelas dengan membawa nama LSI, dan diangkat di media pula. Jadi pertama yang perlu kami sampaikan adalah LSI tidak pernah melakukan survei di Pilkada 2020 Bengkalis dan tidak pernah merilis survey untuk menguntungkan pihak tertentu, terutama dalam kondisi Pandemi COVID-19,"katanya lagi.
Kemudian kedua, sambung Deciya Firman, LSI berharap media-media yang telah menerbitkan pemberitaan tersebut untuk mengklarifikasi dan menurunkan berita tersebut.
"Berita yang dimuat adalah berdasarkan sumber yang tidak jelas dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,"tutup Firman.
Klarifikasi/red




Tulis Komentar