Pekanbaru, seputarriau.co - Dua remaja diamankan pihak kepolisian setelah babak belur dihajar massa di Jalan Naga Sakti Kelurahan Binawdiya Kecamatan Binawidya pada Sabtu (8/11) dini hari.
Ialah inisial AAW alias Arga (17) dan MDY alias Dafa (17). Keduanya merupakan warga Desa Pinang Sebatang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak yang masih duduk di kelas 3 SMK/sederajat.
Sesampai di depan kantor ATR/BPN Kota Pekanbaru, korban memutar balik untuk mengarah ke Jalan SM Amin. Namun, korban berhenti dulu untuk memasang kaca spion karena takut ditindak polisi.
Pada saat itu, korban didatangi tiga orang (dua pelaku bersama satu buron) yang tidak dikenalnya. Lalu, pelaku MDY alias Dafa mendekati korban langsung menampar sambil menuduh telah memukuli adiknya.
“Salah satu pelaku menampar wajah korban tiga kali dan mengatakan telah memukuli adiknya, namun itu dibantah korban,” terang Kompol Ihut, Minggu (9/11).
Di saat itu, pelaku MDY alias Dafa langsung mengambil handphone dari kantong celana korban dan dimasukkan ke dalam kantong celananya. Dan mereka pun bersiap untuk melarikan diri.
Di kala para pelaku hendak tancap, korban berinisiatif mengambil kunci motor pelaku dan mengambil kembali handphone nya lalu mendorong pelaku hingga terjatuh.
“Ketiga pelaku rebah ke samping, korban meneriaki maling, saat itu juga warga datang menghampiri,” ungkap Kompol Ihut.
Seketika warga sudah ramai dan tak mampu dibendung hingga membabi buta memukuli kedua pelaku. Amarah warga juga menyasar kendaraan, tak hanya dirusak melainkan turut dibakar.
Beberapa saat diamuk massa, kedua pelaku diamankan penjaga kantor ATR/BPN ke dalam gerbang pos. Barulah datang pihak kepolisian yang akhirnya dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
“Petugas sampai di lokasi mendapati kobaran api yang membakar kendaraan pelaku dan terdapat kurang lebih 500 orang massa di luar gerbang kantor,” tukasnya.