Riau

Karena Bertentangan, Rektor Tahan Gaji 5 Dosen Uin Suska

PEKANBARU, seputarriau.co - Arogan dan Mencerminkan Kepemimpinan Diktator, Ini yang ditunjukkan oleh sikap kepemimpinan Rektor UIN Suska Riau,  Ahmad Mujahidin. Banyak kebijakan yang dinilai bertolak belakang dengan hati nurani, tak cuma melaporkan Mahasiswanya sendiri tetapi juga memberi sanksi berupa penahanan gaji atau remonerasi sejumlah Dosen UIN Suska Riau, Berupaya Melakukan Pemberhangusan Demokrasi Kampus dan adanya Dugaan Kriminalisasi terhadap Mahasiswanya.


Beberapa Dosen UIN Suka Saat  ini ditahan gajinya disebabkan dianggap orang orang bertolak belakang dan tak sepaham dengannya Rektor yang  diangkat dan ditunjuk oleh Menteri Agama ini menurut berbagai sumber terus melakukan kebijakan kebijakan yang  bertentangan dan tidak berprikemanusiaan ujar salah seorang Dosen yang tidak mau di sebut namanya. Dosen Yang tak mau disebut namanya itu juga bakal Menyuarakan ke mimbar-mimbar media lain dan pihak Luar jika Rektor Tetap Bersikap Arogan.


"Beberapa Orang Dosen hingga hari ini belum mendapat gaji, sejumlah Tokoh Alumni UIN Suska Riau meminta Rektor untuk tidak menahan gaji para Dosen, kata Masrinur Alumni UIN,  mereka mengajarkan ilmu kepada mahasiswa kalaupun ada perbedaan pandangan antara dosen dengan rektor itu wajar tak mesti melakukan penahanan gaji. Kasian anak istri mereka" ,  kata Masrinur, Alumni Uin Suska.

Berdasarkan data dari Awak media berikut Nama-Nama dosen yang  gaji atau remonerasinya di tahan  

1. Masmbukin  (Fakultas Tarbiyah) 

2. Bambang Hermanto (Fakultas Syariah)

3. Kholil Syuib (Fakultas Tarbiyah)

4. Kusnadi (Fakuktas Tarbiyah)

5. Pardamaian Hasibuan yang ditahan gaji P1 dan P2.


Sementara Rektor UIN Suska Riau Ahmad Mujahidin belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini.


(AN)