PEKANBARU, seputarriau.co — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Indra Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi para karyawan di lingkungan Perumda Air Minum Tirta Indra. Kegiatan tersebut resmi dibuka pada Sabtu, 7 Agustus 2026, di Pekanbaru, Provinsi Riau.
Pembukaan pelatihan K3 tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Roni Rakhmat, S.STP., M.Si. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu yang sekaligus menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Indra, Zulfahmi Adrian, AP., M.Si., Direktur Perumda Air Minum Tirta Indra Rubianto, SH, jajaran Disnakertrans Provinsi Riau, serta para narasumber dan peserta pelatihan.
Kegiatan ini diikuti oleh para karyawan Perumda Air Minum Tirta Indra Kabupaten Indragiri Hulu sebagai upaya meningkatkan pemahaman, kompetensi, serta kesadaran terhadap penerapan K3 di lingkungan kerja.
Dalam pelaksanaannya, para peserta akan mendapatkan berbagai materi yang mencakup peningkatan hardskill maupun soft skill, khususnya yang berkaitan dengan penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja dalam menjalankan tugas di lapangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu sekaligus Plt. Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Indra, Zulfahmi Adrian, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan K3 merupakan bagian penting dalam menunjang pelaksanaan tugas para karyawan agar dapat bekerja secara lebih profesional, aman, dan sesuai dengan standar keselamatan kerja.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga tidak hanya menjadi kegiatan pelatihan sesaat, tetapi dapat membangun budaya keselamatan kerja yang kuat di lingkungan Perumda Air Minum Tirta Indra.
“Pelatihan seperti ini sangat penting untuk terus dilakukan secara berkelanjutan. Kita berharap para karyawan semakin profesional dalam melaksanakan tugas, sekaligus memiliki kesadaran yang tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Zulfahmi Adrian juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Perumda Air Minum Tirta Indra yang dinilai terus memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah, salah satunya melalui kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Indragiri Hulu.
Menurutnya, kontribusi tersebut menjadi salah satu indikator bahwa Perumda Air Minum Tirta Indra masih berada dalam kondisi yang stabil dan terus menunjukkan perkembangan positif, baik dalam memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah maupun dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Apresiasi juga kami sampaikan kepada Perumda Air Minum Tirta Indra yang terus memberikan dampak positif terhadap PAD Kabupaten Indragiri Hulu. Ini menunjukkan bahwa Perumda Tirta Indra masih menjadi salah satu BUMD yang berada dalam kondisi stabil dan terus menunjukkan peningkatan, baik dalam kontribusinya kepada daerah maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Provinsi Riau, Roni Rakhmat, S.STP., M.Si., dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi rangkaian pelatihan K3 menekankan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja bagi setiap pekerja, terutama bagi karyawan yang memiliki aktivitas pekerjaan di lapangan.
Ia mengingatkan agar seluruh peserta menjadikan materi dan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan sebagai bekal penting dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
“Keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi perhatian utama. Jangan pernah lengah ketika bekerja, karena keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan dalam menjalankan pekerjaan,” pesannya.
Menurutnya, penerapan K3 tidak boleh hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, tetapi harus menjadi bagian dari budaya kerja setiap individu di lingkungan perusahaan.
Pelatihan K3 Perumda Air Minum Tirta Indra Kabupaten Indragiri Hulu ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, peserta akan mendapatkan pembekalan dan materi secara teori, sedangkan pada hari kedua akan dilanjutkan dengan kegiatan praktik lapangan.
Melalui pelaksanaan kegiatan tersebut, diharapkan seluruh karyawan Perumda Air Minum Tirta Indra semakin memahami pentingnya penerapan K3, mampu mengidentifikasi potensi risiko di lingkungan kerja, serta memiliki kemampuan dalam mengambil langkah pencegahan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Dengan meningkatnya kompetensi dan kesadaran K3, Perumda Air Minum Tirta Indra diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu sekaligus menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berkontribusi bagi daerah.
(wir)