STIFAR Riau Gelar Wisuda

Kepala LLDIKTI XVII Tegaskan Integritas Lulusan Farmasi Penentu Keselamatan Masyarakat

 

 

Pekanbau,seputarriau.co - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFAR) Riau menggelar wisuda bagi 61 lulusan di Hotel Pangeran Pekanbaru, Kamis  20 November 2025. Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran pimpinan yayasan, sivitas akademika, para orang tua, serta Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau dalam sambutan tertulisnya, diwakili oleh Dodi Iswanto,S.Pd.,M.Pd dalam  sambutan penuh pesan moral dan peringatan tentang tantangan besar dunia farmasi Indonesia, 21 November 2025

 

Pesan Mengharukan untuk Wisudawan dan Orang Tua dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII menyampaikan ucapan  selamat serta penghargaan mendalam atas perjuangan para wisudawan/ti dan keluarga.

“Perjuangan saudara tidak sia-sia. Hari ini adalah hadiah dari kesabaran,” ujarnya.

Ia menggambarkan perjalanan panjang para mahasiswa: dari ketakutan pertama memasuki laboratorium hingga kini berdiri sebagai calon tenaga kesehatan yang akan menjaga keselamatan masyarakat.

 

Kepada orang tua, ia menyampaikan apresiasi khusus:

“Bangsa ini berutang kepada saudara. Yang saudara lahirkan hari ini bukan sekadar sarjana, tetapi penjaga keselamatan masyarakat.”

 

Tantangan Dunia Farmasi Indonesia Disorot Tajam

Dalam sambutan tersebut, Kepala LLDIKTI turut memaparkan tantangan utama sektor farmasi di Indonesia, antara lain:

Maraknya obat ilegal di platform digital, Peredaran obat palsu dan obat substandard tragedi obat sirup beracun yang pernah memakan korban anak-anak ancaman resistensi antimikroba (AMR) Ketimpangan akses layanan farmasi antara kota dan daerah terpencil.

Ia menegaskan bahwa lulusan farmasi bukan hanya tenaga teknis, tetapi juga benteng etika dan penjaga mutu layanan kesehatan. Harapan bagi STIFAR dan Dunia Pendidikan Tinggi LLDIKTI XVII menekankan komitmennya sebagai mitra perguruan tinggi dalam menjaga kualitas pendidikan. Ia mengapresiasi STIFAR Riau sebagai institusi yang bukan hanya mendidik secara akademis, tetapi juga membangun hati nurani mahasiswa.  “Karakter adalah obat terbaik dari semua obat,” tegasnya.

Kepala LLDIKTI Wil XVII provinsi Riau dan Kepri juga sempat  memberikan pesan moral bagi para lulusan.

“Jika saudara merasakan derita, berarti saudara hidup. Jika saudara mampu merasakan derita orang lain, maka saudara manusia.” Ia mengajak lulusan untuk bekerja dengan integritas, menghormati orang tua, dan menjadi cahaya di tempat mereka mengabdi" tambah Dodi.

Sementara itu ketua STIFAR Riau, Prof. Dr. Ir. Thamrin, M.Sc, M.H   dalam sambutannya menyampaikan bahwa STIFAR Riau bersyukur pada hari ini Kamis, 20 November 2025 dapat kembali melaksanakan wisuda program studi S2 Farmasi ke 1, Program Studi S1 Farmasi ke 29 dan Program Studi DIII Farmasi ke 30. Pada wisuda kali ini, sebanyak 2 orang Magister Farmasi, 163 Orang Sarjana Farmasi dan 54 Orang Ahli Madya Farmasi  total peserta wisuda pada November 2025 ini adalah 219 orang, dengan demikian sampai saat ini STIFAR telah menghasilkan lulusan sebanyak 3.937 orang, atas nama pimpinan beserta segenap dosen dan karyawan STIFAR, saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Untuk meningkatkan peran STIFAR Riau dalam Pembangunan bangsa, khususnya dibidang Kesehatan STIFAR terus berupaya mengembangkan institusi dan memperbaiki mutu Pendidikan. Peningkatan mutu Pendidikan dilaksanakan melalui peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia baik dosen dan karyawan, pemenuhan sarana dan prasaran serta fasilitas penunjang Pendidikan. Saat ini, baik prodi amupun institusi telah terakreditasi dengan nilai B oleh LAMPETEKES dan BAN-PT. alumni STIFAR juga telah menyebar secara nasional, baik yang bekerja pada institusi pemerintah maupun swasta.

Sekarang ini STIFAR telah membuka proram studi profesi apoteker (PSPA) dengan penerimaan mahasiswa 120 orang setiap semester dan prodi magister armasi (S2 Farmasi), dengan demikian lulusan S1 Farmasi STIFAR dapat melanjutkan program profesi apoteker dan S2 Farmasi di kampus sendiri. STIFAR Riau juga akan mengembangkan Sekolah Tinggi ini untuk menjadi Institut kedepannya.

Kepada wisudawan dan wisudawati dan seluruh alumni saya berpesan kiranya dapat terus meningkatkan profesionalisme dan ilmu pengetahuan berbuatlah yang terbaik ditempat saudara/saudari bekerja, peliharalah komunikasi, sikap sopan dan santun, serta jagalah nama baik almamater. Semoga Allah selalu memberikan Kesehatan dan petunjuk kepada kita semua. Tutup Ketua STIFAR tersebut.

Sementara itu Sekretaris Yayasan, Drs. Jasril, M.Si, M.H. Dalam  sambutannya menyampaikan bahwa Yayasan Univ Riau  juga berharap kedepannya para Wisudan/ti  harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan terus belajar lagi sehingga karir saudara terus berkembang,katanya

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua wisudawan/ti yang telah mempercayakan anak-anaknya dalam menjalani Pendidikan farmasi di STIFAR Yayasan Univ Riau.Yayasan Univ Riau sebagai badan hukum pengelola STIFAR Riau senantiasa mendorong STIFAR Riau untuk lebih maju dan berkembang menjadi perguruan tinggi yang bermutu, excellent dalam akademik maupun riset-risetnya.

Kami senantiasa membina dan memantau kegiatan STIFAR untuk kemajuan institusi sehingga lulusan nya bermutu dan berguna untuk bangsa dan negeri kita.  

Begitu Yayasan sebagai Pembina STIFAR selalu mendorong STIFAR Riau untuk mengikuti prinsip good university governance, artinya STIFAR juga harus melakukan pengelolaan Perguruan Tinggi yang baik dan menjalankan amanah undang-undang Pendidikan Tinggi.

STIFAR Riau sebagai Perguruan tinggi perlu membangun suasana akademik yang membangkitkan kecintaannya kepada ilmu pengetahuan, memperkuat motivasi, dan merangsang kreatifitas para mahasiswanya. Selain itu, pendekatan yang diterapkan dalam proses belajar mengajar juga perlu disesuaikan akan semakin mendekatkan kampus dengan institusi dunia usaha dan plapangan kerja sebagai kiprah para lulusan" tambah Jasril.

Sementara itu  Kepala Dinas Kesehatan provinsi Riau, yang diwakili oleh Bambang Sutrina ,S.Km.,M.H mengatakan bahwa  terkait  dengan  kesehatan saat ini tentu tak lepas dari bicara tentang pembangunan kesehatan.

"Sebagaimana diketahui bersama bahwa untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan sangatlah memerlukan kerjasama yang baik disemua lintas sektor, agar upaya utk meningkatkan pelayanan kesehatan di Indonesia khusus nya di Provinsi Riau berjalan sesuai yang diharapkan. Pembangunan kesehatan sendiri pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa yang bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan pembangunan kesehatan sangat ditentukan oleh kesinambungan antar upaya program dan sektor serta kesinambungan dengan upaya- upaya yang telah dilaksanakan sebelumnya dengan yang telah dilaksanakan nantinya. Saat ini pemerintah Provinsi Riau khususnya dinas kesehatan prov riau terus berupaya untuk memperkuat pelayanan kesehatan dan fokus terhadap strategi pembangunan kesehatan, yg di antaranya kesehatan ibu dan anak, Kesehatan reproduksi, perbaikan gizi masyarakat, pencegahan dan penguatan system kesehatan serta pengawasan obat dan makanan yang kesemuanya ini sejalan dengan program kementerian kesehatan Republik Indonesia. Tenaga kesehatan sendiri memiliki peran strategis dalam mewujudkan pembangunan kesehatan. Hal ini mengingat bahwa kesehatan merupakan Hak Asasi Manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yg harus di wujudkan sesuai dgn cita – cita bangsa indonesia sebagaimana yang telah di amanatkan dalam Pancasila dan UUD 1945. Peran tenaga kesehatan sangat penting dalam mencapai patient safety dan penting nya profesionalisme dalam praktek tenaga kesehatan. Hal ini mengacu pada UU Nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan, dimana di jelaskan bahwa lulusan pendidikan kesehatan wajib memenuhi persyaratan administrasi dan profesional untuk dapat bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan. Tenaga kesehatan yg handal adalah salah satu instrumen untuk menciptakan masyarakat Riau yg sehat dan sejahtera, sedangkan salah satu sarana dalam melahirkan tenaga kesehatan yg handal adalah melalui pendidikan. Sampai saat ini dari data sarana pelayanan kefarmasian yg dimiliki dinas Kesehatan Provinsi Riau, untuk sarana Puskesmas berjumlah 232 Puskesmas, Rumah Sakit 75, Klinik 88 dan jumlah apotek 863. Dengan demikian peluang untuk memperoleh pekerjaan sebagai tenaga kesehatan masih sangat terbuka krn mengingat sarana/fasilitas pelayanan Kesehatan kita di Provinsi Riau ini masih membutuhkan tambahan tenaga Kesehatan di berbagi bidangnya. Harapan kami bagi mahasiswa/wi yg telah di wisuda hr ini agar  benar-benar dapat menjunjung tinggi etika sebagai tenaga kesehatan, lakukan lah pengabdian kepada masyarakat bangsa dan negara kita ini dgn ikhlas, bekerja kompeten dan profesional serta mengharap ridha dari Allah SWT. Semoga apa yg telah dicapai sampai saat ini benar-benar dapat memberikan manfaat baik bagi Pribadi, keluarga maupun masyarakat secara umum. Kami atas nama pemerintah Provinsi Riau melalui dinas kesehatan Provinsi Riau mengucapakan selamat dan sukses atas wisuda Prodi Magister Farmasi Ke-1, dengan jumlah 2 org, Prodi Strata Satu Farmasi Ke-XXIX berjumlah 163 org dan Prodi Diploma Tiga Farmasi Ke-XXX sebanyak  54 orang . Kepafa Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau kami ucapkan  selamat dan bahagia khususnya kepada orang tua dari wisudawan/wati, tetaplah berikan ijin kepada ananda- ananda kita ini jika memang mereka ingin meningkatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan mereka ke jenjang yang lebih tinggi dengan harapan seraya  meningkatnya pengetahuan tentunya pelayanan  kesehatan yang diberikan kepada masyarakat akan menjadi lebih atau sangat baik lagi",  Kata  plt. Kepala dinas kesehatan Prov Riau Heri Permana, S.STP, M.SI.

Pada kesempat tersebut, Wakil Ketua 1 STIFAR Riau, Dr. Enda Mora Sempat melantik para lulusan Ahli Madya , lulusan D III Stifar Riau dengan hikmad yang memiliki kesan tersendiri bagi para Wisudawan/ti tersebut.

Turut Hadir pada kesempatan tersebut, segenap Anggota Senat STIFAR Riau yang didalamnya juga para pimpinan Harian Stifar Riau, Ketua DPD IAI Riau, Apt.Adrian Mulia, S.Km.M.Kes dan DPC IAI Pekanbaru, apt.Syafrianto,S.Km, Ketua Pafi Riau dan Ketua Pafi Pekanbaru ibu Erianti,S.Fam. Ka.SMKF Ikasari Pekanbaru, Endria Erman,S.Si serta para orang tua Wisudawan/Ti serta undangan (Jad/MN).