Riau

MUI Rohil Tolak Rencana Pelaksanaan Kontes Kecantikan se-Asia Tenggara

BAGANSIAPIAPI, seputarriau.co - Rencana akan dilaksanakannya Kontes Kecantikan tingkat Asia Tenggara yang akan digelar di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), mendapat penolakan keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rohil. Pasalnya kegiatan dalam acara tersebut memperlihatkan kemolekan tubuh wanita yang tidak sejalan dengan julukan Kabupaten Rohil 'Negeri Seribu Kubah' ini.
 
Menurut ketua MUI Rohil, Drs. Wan Ahmda Saiful, M.Si, kegiatan dari kontes kecantikan tersebut jelas-jelas tidak sesuai dengan julukan di negeri kita ini.
 
"Ide yang digagas untuk merencanakan kontes kecantikan tingkat Asia Tenggara maupun tingkat nasional sekalipun, yang akan dilaksanakan di Rohil, jelas-jelas itu tidak sejalan dengan julukan negeri seribu kubah kita ini," terangnya. 
 
"Yang dinamakan kontes kecantikan itu yang dinilai pasti dari segi kecantikan, parasnya, bentuk tubuh wanita yang tampil tersebut. Maka dari itu kami MUI Rohil sangat tidak setuju atas dilaksanakannya kontes ini. Lebih baik kita bersama-sama berfikir untuk mendapatkan ridho dari Allah, jangan malah hal sebaliknya mendatangkan mudhorat laknat dari Alla," sambung Saiful dengan tegas.
 
Tambah Saiful, MUI Rohil menghimbau kepada seluruh jajaran pemerintahan Rohil baik eksekutif maupun legislatif untuk bersama-sama menolak recana kegiatan acara kontes kecantikan ini, apalagi dengan memasukkan dana APBD Kabupaten Rohil kedalamnya.
 
MUI Rohil juga menghimbau kepada seluruh orang tua hendaknya untuk bisa melarang putra dan putrinya mengikuti kontes ini.
 
"Kepada seluruh orang tua, bagi yang memiliki putra dan putri untuk bisa melarang mereka untuk ikut kontes kecantikan yang direncanakan, lebih baik binalah putra dan putri kita kearah yang berilmu, terampil, dan berakhlak. Yakinlah itu semua hanya sesaat di dunia ini. Dan kepada penggagas atau yang memiliki ide yang merencanakan kontes tersebut hentikan, atau pindahkan ke negeri lain yang sesuai dengan pemikiran anda, ingatah pemikiran seperti itu merupakan pemikiran iblis berparas manusia !," kutuk Saiful dalam mengakhiri pembicaraan.
 
 
 
 
(IS)