Sambut Hari Raya 1445 H dengan Sikap Mulia

Adab berlebaran untuk anak-anak

Ilustrasi

Pekanbaru, seputarriau.co  - Lebaran memiliki makna yang sangat dalam bagi umat Muslim. Selain menjadi momen kebahagiaan dan kesenangan, Lebaran juga menjadi waktu untuk mempererat hubungan sosial, meningkatkan spiritualitas, dan menebarkan kebaikan kepada sesama, lebaran adalah momen yang sangat dinantikan bagi umat Islam di seluruh dunia. Ini adalah saat di mana keluarga berkumpul, saling maaf-memaafkan, dan menikmati kebahagiaan setelah menjalani bulan Ramadan yang penuh kesabaran dan pengorbanan. Bagi anak-anak, Lebaran adalah saat yang penuh dengan kegembiraan, tetapi juga penting bagi mereka untuk memahami adab dan etika yang sesuai dalam merayakan hari yang spesial ini. Berikut adalah beberapa panduan adab berlebaran bagi anak-anak:

Mengucapkan Selamat Idul Fitri dengan Sopan

Anak-anak harus diajarkan untuk mengucapkan "Selamat Idul Fitri" atau "Mohon Maaf Lahir dan Batin" kepada semua orang yang mereka temui, atau jika mengikuti sunnah sebagaimana dari Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berjumpa dengan hari 'ied (Idul Fitri atau Idul Adha), satu sama lain saling mengucapkan, "Taqobbalallahu minna wa minkum (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian). terutama kepada keluarga, tetangga, dan teman-teman. Ucapan tersebut harus disertai dengan senyum dan sikap yang ramah.

Minta Maaf dan Memberi Maaf dengan cara bersalaman 

Lebaran adalah waktu yang tepat untuk memaafkan kesalahan orang lain dan meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukan. Anak-anak perlu diajarkan pentingnya memaafkan dan meminta maaf dengan tulus dengan cara bersalama. Hal ini memperkuat hubungan baik antar sesama.

Ajari anak mengenali silsilah keluarga

Manfaat pertama dari mengetahui silsilah keluarga untuk menjaga hubungan baik antar anggota keluarga. Jika Moms mengetahui siapa saja anggota keluarga besar, nantinya pada saat berpapasan di jalan atau bertemu di suatu tempat, keduanya bisa sama-sama saling mengenali.

Berpakaian Rapi dan Sopan

Anak-anak sebaiknya mengenakan pakaian yang rapi dan sopan saat merayakan Lebaran. Ini menunjukkan penghargaan terhadap tradisi dan kebiasaan yang berlaku, serta menghormati momen sakral ini, pakaian itu adakah cerminan pemahaman terhadap agama Adapun pakaian anak adalah cerminan pemahaman orang tua nya terhadap agama Islam

Bersikap Hormat kepada Orang Tua dan Sesama

Lebaran adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan kasih sayang dan penghargaan kepada orang tua serta keluarga. Anak-anak harus bersikap hormat, mendengarkan dengan baik, dan membantu orang tua dalam persiapan Lebaran, seperti membersihkan rumah atau membantu mempersiapkan hidangan Lebaran.

Menjaga Kebersihan dan Kerapihan

Anak-anak perlu diajarkan untuk menjaga kebersihan dan kerapihan di rumah serta saat berkunjung ke rumah orang lain. Mereka harus merapikan mainan mereka setelah digunakan dan membantu membersihkan ruangan setelah makan bersama.

Tidak Berlebihan dalam Mengonsumsi Makanan dan Minuman

Meskipun Lebaran adalah waktu untuk menikmati hidangan lezat, anak-anak harus diajarkan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan dan minuman. Mereka perlu memperhatikan porsi makan mereka dan tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan manis atau makanan ringan.

Bersikap Santun dalam Bermain dan Berinteraksi hindari dari bermain HP

Selama perayaan Lebaran, anak-anak akan berinteraksi dengan banyak orang, termasuk teman sebaya dan kerabat. Mereka harus diajarkan untuk bersikap santun, menghormati privasi orang lain, dan tidak membuat keributan yang mengganggu, terutama hindari dari bermain 
Dengan memahami dan mengikuti adab berlebaran ini, anak-anak dapat merayakan Lebaran dengan penuh kegembiraan dan keberkahan. Mereka juga akan menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dan beretika dalam menjalani kehidupan sehari-hari mereka.

Penulis : Joni, M.Pd (Dosen PG-PAUD Universitas Pahlawan)
 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar