Komisi IV DPRD Bengkalis Kunjungi RSUD Mandau

Ahad, 17 April 2022

Mandau, seputarriau.co  - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis menggelar audiensi dengan manajemen RSUD Mandau menyusul banyaknya keluhan masyarakat yang mereka terima. Audiensi dilaksanakan pada pukul 13.00 Wib di lantai Empat RSUD Mandau, Selasa (12/04/2022).

Saat audiensi, Komisi IV (Bidang Kesejahteraan Sosial dan Sumber Daya Manusia) dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha. Turut mendampingi saat audiensi berlangsung, Sekretaris Komisi Irmi Syakip Arsalan, Wakil Ketua Komisi IV Firman dan anggota Komisi IV lainnya. Sedangkan dari RSUD Mandau, langsung dihadiri Direktur RSUD Mandau dr. Chairiyah. Turut mendampingi, Kepala Bidang Pelayanan Armen dan juga dihadiri oleh Camat Mandau Riki Rihardi.

Mengawali pertemuan perdana, terlebih dahulu ketua Komisi IV Septian Nugraha memperkenalkan anggota Komisi IV yang baru diubah susunannya beberapa minggu yang lalu. Berikutnya, ketua komisi IV yang baru ini menjelaskan maksud kedatangan mereka ke RSUD Mandau. Salah satunya adalah banyaknya keluhan yang mereka terima terkait pelayanan dan fasilitas yang ada di RSUD Mandau.

"Kita berharap pelayanan RSUD Mandau dapat lebih optimal lagi dalam memberikan pelayanan sehingga bisa memberikan yang terbaik buat masyarakat,” ujar Septian.

Ia mengingatkan, yang diutamakan disiplin dalam melaksanakan tugas, bekerja setulus hati dan ikhlas, ia yakin ini akan dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat maupun RSUD sendiri.

"Kita berharap kedepannya bisa membuat terobosan-terobosan baru atau kebijakan kebijakan baru dan saling berkolaborasi demi tercapainya tujuan yang diinginkan masyarakat," ujar Septian.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV Irmi Syakip Arsalan menambahkan, pihaknya berharap semoga selama bulan Ramadhan ini tidak mengurangi semangat dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Komisi IV siap memberikan dukungan kepada RSUD sehingga dapat memberikan dampak yang baik buat masyarakat.

"Kita menginginkan anggaran berbasis kinerja dan ini harus diselaraskan dengan kinerja yang baik," jelas pria yang akrab disapa Ikip ini.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh anggota Komisi, Direktur RSUD Mandau dr. Chairiah menjelaskan, untuk meningkatkan disiplin pihaknya telah memasang Finger Print khusus untuk mengontrol karyawan dan seluruh karyawan harus sampai paling lambat pukul 08.15 Wib. “Kami akan terus berbenah diri agar bisa memberikan yang terbaik buat masyarakat," ujarnya.

“Terkait sistem jemput bola layanan ke pasien yang akan berobat ke RSUD, saat ini masih menjadi hambatan. Rencana awal pembangunan halte yang dilengkapi armada masih terjadi kendala, terutama halte armada yang belum dimiliki, karena kunjungan pasien ke RSUD Mandau per-harinya mencapai 500 orang," ujarnya lagi.

Sementara itu, anggota Komisi IV lainnya, Giyatno mengatakan, pihaknya akan berusaha membantu semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkan agar terciptanya pelayanan yang lebih baik lagi kedepannya.

Camat Mandau Riki Rihardi yang ikut dalam pertemuan tersebut menginginkan bagaimana pelayanan RSUD dapat dimaksimalkan dengan potensi yang ada supaya RSUD Mandau bisa berpikir seperti rumah sakit swasta.

"Kita harus bisa memberikan pelayanan prima kepada pasien dan ini butuh orang yang ikhlas di posisi pelayanan ini sehingga kita tidak lagi mendengarkan laporan atau keluhan dari masyarakat," harapnya.

(HUMAS DPRD Bengkalis)


Rombongan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis menggelar audiensi dengan manajemen RSUD Mandau menyusul banyaknya keluhan masyarakat yang mereka terima. Audiensi dilaksanakan pada pukul 13.00 Wib di lantai Empat RSUD Mandau

Septian Nugraha, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis pimpin langsung Komisi IV (Bidang Kesejahteraan Sosial dan Sumber Daya Manusia) dalam acara audiensi dengan manajemen RSUD Mandau di lantai Empat RSUD Mandau, Selasa (12/04/2022)

ketua Komisi IV Septian Nugraha memperkenalkan anggota Komisi IV yang baru diubah susunannya beberapa minggu yang lalu. Berikutnya, ketua komisi IV yang baru ini menjelaskan maksud kedatangan mereka ke RSUD Mandau. Salah satunya adalah banyaknya keluhan

Direktur RSUD Mandau dr. Chairiyah Turut mendampingi, Kepala Bidang Pelayanan Armen dan juga dihadiri oleh Camat Mandau Riki Rihardi dan rombongan Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis (Bidang Kesejahteraan Sosial & Sumber Daya Manusia) dalam acara audiensi

Disela-sela Audiens Keluhan warga mandau yang menyampaikan kepada legislator, Anggota Komisi IV lainnya, Giyatno mengatakan, pihaknya akan berusaha membantu semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkan agar terciptanya pelayanan yang lebih

Sekretaris Komisi IV Irmi Syakip Arsalan Sos M.Si menambahkan dalam audiensi, pihaknya berharap semoga selama bulan Ramadhan ini tidak mengurangi semangat dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Komisi IV siap memberikan dukungan kepada RSUD

Camat Mandau, Riki Rihardi yang ikut dalam pertemuan tersebut menginginkan bagaimana pelayanan RSUD dapat dimaksimalkan dengan potensi yang ada supaya RSUD Mandau bisa berpikir seperti rumah sakit swasta.

Andi Pahlevi, Anggota Komisi IV DPRD Bengkalis berharap pelayanan RSUD Mandau dapat lebih optimal lagi dalam memberikan pelayanan sehingga bisa memberikan yang terbaik buat masyarakat

Anggota Komisi IV DPRD Bengkalis, Rosmawati Sinambela, A. Kep berharap kedepannya managemen RSUD Manadau bisa membuat terobosan-terobosan baru atau kebijakan kebijakan baru dan saling berkolaborasi demi tercapainya tujuan yang diinginkan masyarakat

Anggota Komisi IV DPRD Bengkalis, dr Morison Bationg Sahite Meminta Kepada Managemen RSUD Mandau agar memberikan pelayanan Prima terhadap masyarakat, Beliau Juga sampaikan Komisi IV siap memberikan dukungan kepada RSUD Mandau

Anggota Komisi IV DPRD Bengkalis, Hj. Zahraini B S. Pd M.Pd Meminta Kepada Managemen RSUD Mandau yang diutamakan disiplin dalam melaksanakan tugas, bekerja setulus hati dan ikhlas, ia yakin ini akan dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat

menginginkan anggaran berbasis kinerja dan ini harus diselaraskan dengan kinerja yang baik