BPOM Pekanbaru Sidak di Bengkalis

Kamis, 24 Mei 2018

BENGKALIS, seputarriau.co - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru melakukan inspeksi mendadak di sejumlah lokasi di Kota Bengkalis, Kamis (24/5/2018). 
 
Pasar yang jadi sasaran untuk pengambilan sampel adalah Pasar Terubuk, super market dan sejumlah apotik. Petugas BBPOM Pekanbaru yang turun ke Bengkalis berjumlah 11 orang, didampingi Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perdagangan dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis.
 
Tim memeriksa bahan-bahan makanan di Pasar Terubuk Bengkalis dan mengecek produk yang diperjualbelikan pemilik pasar modern, apakah sudah kadaluarsa ataupun mengandung bahan-bahan berbahaya. Selain memeriksa produk yang dipajang dalam toko, tim juga memeriksa lokasi penyimpanan barang atau gudang swalayan. 
 
Selain tim pemeriksa makanan, sebagai petugas BBPOM memeriksa obat-obatan yang dijual di apotik.Perwakilan BBPOM Pekanbaru, Martarina mengatakan, tim melakukan inspeksi pangan selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri. 
 
Petugas BBPOM ada tiga tim, pemeriksa distribusi pangan sasaran lima sarana baik swalayan maupun supermarket, apakah ada izin edar, pangan rusak atau kadaluarsa, kemudian ada tim labor atau penguji sampel serta tim sarana pemeriksaan obat-obatan. "Kita membawa mobil laboratorium untuk melakukan uji sampel secara langsung, apakah nanti ada ditemukan bahan berbahaya atau tidak seperti ada formalin, borak dan sejenisnya. 
 
Hasil uji akan kita sampainkan nanti," ungkap Martarina didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis Supardi dan dan Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disdagperin Burhanuddin.Kepala Seksi Lab Pengujian Pangan dan Bahan Berbahaya BBPOM Pekanbaru ini menambahkan, sarana yang diambil sampel ada lima titik dan untuk sementara hasil dari pemeriksaan sejumlah sarana tidak ditemukan produk yang dijual sudah kadaluarsa. 
 
Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Supardi menyampaikan, pihaknya menyambut baik upaya dari Tim BBPOM Pekanbaru melakukan pengawasan dan pemeriksaan ini. Pihaknya juga membentuk 3 tim untuk pendampingan petugas BBPOM di lapangan. 
 
Yaitu tim farmasi yang berkaitan dengan obat-obatan, tim kesehatan masyarakat yang membidangi masalah peredaran produk-produk makanan yang diperjualbelikan di swalayan dan tim ahli gizi dari Puskesmas Bengkalis. "Sekarang sedang berjalan hingga siang ini sudah ada 15 sampel yang diambil. Nanti akan ada uji sampel setidaknya 50 jenis makanan untuk diketahui apakah layak konsumsi atau tidak," ujarnya.
 
 
Supardi menambahkan, jika nanti ada temuan, pihaknya akan segera menindaklanjuti tentunya setelah ada rekomendasi dari BBPOM. "Kalau memang nanti rekomendasinya berupa teguran akan diberikan teguran, atau peringatan kita juga akan berikan peringatan," ujarnya. 
 
(DEW/ MCR)