Tanam Pohon, Gubri Ingatkan Selalu Jaga Kelestarian
Foto : Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman dalam penyampaian kata sambutan Hari menanam Nasional 2017 t di Desa Pantai Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi
TELUKKUANTAN, seputarriau.co - Gubernur Riau tanam pohon sebanyak 25 ribu pohon di Desa Pantai Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Riau ini mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat pentingnya menjaga kelestarian alam. Karena itu, menurutnya, menjaga kelestarian alam tidak hanya tanggung jawab pemerintah. Tapi tanggung jawab bersama.
"Saya ingatkan agar pentingnya melestarikan alam. Dan ini adalah tanggung jawab kita semua," kata Gubernur Riau, Selasa (12/12/17).
Ditambahkan Andi, "Pada saat kita menanam pohon, berarti kita sedang berupaya menyelamatkan keberlanjutan generasi yang akan datang. Selain memperbaiki lingkungan, menanam pohon juga harus memberikan manfaat langsung terhadap kesejahteraan masyarakat," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman.
Oleh karenanya, lanjut Andi, perlu dipilih tanaman yang dapat memberikan dua keuntungan sekaligus perlu dikembangkan sebuah model yang mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih jelas, sehingga pergerakan ekonomi di daerah semakin baik.
"Program ini sangat baik jika dapat dikembangkan di Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Sekarang kita bagikan bibit durian, matoa, nangka, petai, jengkol dan banyak lagi. Jika ini dikembangkan, bisa menambah pendapatan," ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, Ervin Rizaldi mengatakan, bahwa kondisi hutan di Hutan Lindung Bukit Betabuh di Kuansing kondisinya sangat memprihatinkan.
Di sana, kondisi hutan premier yang lyasnya mencapai 44 ribu hektare sekarang sudah habis."Tinggal hutan sekunder, ada beberapa pohon tapi gak banyak, sisanya 17 ribu itu pun diselingi semak belukar. Perlu reboisasi," ujarnya.
Hal Senada Disampaikan Oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuansing Jefrinaldi menjelaskan, gerakan menanam pohon dilakukan atas dasar kepedulian pemerintah terhadap lingkungan.
"Kita tak hanya menanam kayu biasa, tapi juga tumbuhan yang berbuah. Kita berharap, masyarakat bisa memelihara dan menjaga tanaman ini," ujarnya.
Dipilihnya Desa Pantai, kata Jafrinaldi, karena desa tersebut berdekatan dengan kawasan hutan. Selain itu, Desa Pantai dinilai perlu dilakukan penanaman pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Penanaman pohon ini akan menjadi budaya dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
(ADV/ Pemprov Riau/ MN)