
BENGKALIS, sepitarriau.co - Rabu (07/10/2026), Satu peristiwa bersejarah tengah mengukir lembaran baru di tanah Riau Pesisir — perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Riau Pesisir kini berjalan kokoh, didukung penuh oleh para pemimpin daerah dan masyarakatnya.
Atas dukungan tersebut Bupati Bengkalis, Ibu Hj. Kasmarni, telah menerbitkan rekomendasi resmi dukungan terhadap pembentukan DOB Riau Pesisir. Langkah ini menandai kelengkapan dukungan dari seluruh kepala daerah di wilayah yang direncanakan — sebuah bukti kesadaran bahwa pemerataan pembangunan tidak bisa lagi menunggu.
Dukungan ini bukan sekadar surat — ini adalah janji untuk melayani rakyat lebih dekat, lebih cepat, lebih tepat sasaran.
Dalam bentuk dukungan dari Bupati Bengkalis, DPRD Kabupaten Bengkalis pun mengukuhkan keserasian dalam Proses penyerahan rekomendasi yang disaksikan langsung oleh unsur pimpinan DPRD Bengkalis, Septian Nugraha yang juga telah menandatangani dukungan resmi.
Ini menunjukkan bahwa eksekutif dan legislatif berjalan seiring — tidak ada tarik ulur, tidak ada kepentingan pribadi, semata-mata demi mempercepat rentang kendali pelayanan publik di kawasan Selat Malaka yang kaya potensi namun selama ini belum terlayani sepenuhnya.
Lima daerah bersatu Bengkalis — Dumai — RRokan Hilir — Siak — Kepulauan Meranti adalah wacana DOB Riau Pesisir yang dirancang untuk mengangkat kekayaan maritim menjadi kekuatan nyata kemakmuran rakyat. Meliputi lima kabupaten/kota yang memiliki potensi laut, perdagangan, dan sumber daya alam yang luar biasa kini bersatu dalam satu arah.
" Dalam arti satu arah itu seperti, Mengoptimalkan potensi maritim Selat Malaka, Memperpendek jarak kebijakan ke pelaksanaan di lapangan, Membuka peluang pembangunan yang lebih merata ke setiap pulau dan kecamatan, serta Menjadikan Riau Pesisir sebagai gerbang kemajuan yang mandiri, berdaya saing, dan bermartabat
Semoga dalam perjuangan ini bukan soal memisahkan diri tapi ini soal mendekatkan pelayanan kepada rakyat. Ketika pusat pemerintahan terlalu jauh, suara rakyat seringkali sampai terlambat. Ketika wilayah terlalu luas, perhatian terbagi tipis. Dengan DOB Riau Pesisir:
" Untuk itu rakyat tidak perlu menempuh perjalanan berjam-jam hanya untuk urusan administrasi karena potensi kekayaan daerah dikelola lebih dekat oleh putra-putri daerah sendiri. Maka setiap daerah mendapat perhatian yang setara dan tidak ada yang tertinggal di pinggiran karena kekayaan laut yang melimpah kembali mensejahterakan nelayan dan masyarakat pesisir itu sendiri.
Dengan langkah yang sudah diambil ini adalah langkah yang benar, tepat, dan didasari niat tulus melayani rakyat. Tentu perjalanan belum selesai dan masih ada tahapan menuju Pemerintah Provinsi, DPRD Riau, hingga Pemerintah Pusat. Namun semangat yang sudah tumbuh ini tidak boleh padam.
Kita saksikan, kita dukung, kita doakan agar Riau Pesisir lahir bukan sebagai sekadar peta baru, melainkan sebagai ruang baru keadilan, ruang baru kemakmuran, ruang baru harapan bagi jutaan rakyat yang selama ini menanti.
Bersatu — Bekerja — Berkarya — Membangun Riau Pesisir untuk Indonesia Jaya!,
Gunawan, S.H. Ketua PSMTI Kec. Mandau/Kordinator Provinsi Gerbang Indonesia.
Dew