Takut di Tahan Polisi, Kaur Perencanaan Desa Simpang Padang Kabur Saat Cek Urine

Kamis, 16 Juli 2026

BATHIN SOLAPAN, seputarriau.co – Tak ingin ditahan dan menjalani hukuman, Kepala urusan (Kaur Perencanaan) Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan berinisial NA menghilang saat jajaran Opsnal Polisi sektor (Polsek) Mandau menggelar cek urine mendadak yang digelar pada Senin (13/7/26) lalu.

Diduga, NA khawatir jika hasil urinenya mengandung narkotika dan akan menghadapi hukuman yang sudah didepan mata.

Penjabat (Pj) Desa Simpang Padang, Muhammad Nazrin saat dikonfirmasi, Kamis (16/7/26) membenarkan salah satu Kaurnya yang sempat menghilang saat pengecekan urine tersebut.

“Benar, sampai sekarang tidak diketahui dimana keberadaan Kaur kami ini,”ujarnya.

Dikisahkan Nazrin, saat itu jajaran Opsnal Polsek Mandau datang dan berminat melakukan cek urine seluruh staf Desa Simpang Padang. Saat berkoordinasi, dirinya langsung mengumpulkan seluruh staf secara dadakan.

Namun saat pengecekan dilakukan, didiga NA diam diam membuang urinenya dan mengatakan jika dirinya tidak bisa membuang urine lagi dan beralasan hendak membeli air untuk dikonsumsi.

Usai izin membeli air untuk dikonsumsi itulah, NA mengambil kesempatan untuk kabur dari pengecekan urine tersebut dan hingga kini tidak diketahui lagi rimbanya.

"Kami sudah bertanya dan mencari informasi keberadaannya diseluruh keluarga Kaur ini, namun tidak ada yang tau,”jelas Nazrin.

Nazrin menegaskan, pihaknya sangat mendukung program Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar dalam penegakan zero Narkoba diwilayah Kabupaten Bengkalis, terkhusus di Desa Simpang Padang.

“Kami sangat mendukung Program Kapolres, tidakkan ada tempat bagi pengedar dan pemakai didesa kami. Maka dari itu lebih baik keluar dari desa kami ini, jangan kotori,”ucapnya.

Untuk perihal Kaur ini, tambahnya, pihaknya memastikan hukuman penonaktifan akan dijatuhkan dengan tujuan bebasnya Pemerintahan Desa Simpang Padang dari Narkotika dan Obat obatan terlarang.

Dewi/rls