
Pekanbaru, seputarriau.co - Berita:Dalam rangka memperkuat rasa cinta tanah air dan membentuk karakter generasi muda yang tangguh, [Panti Asuhan AS-SALAAM NUR HIDAYAH] menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Bela Negara di [GG Safari IV, Jl.Safari No 5, Labuh Baru, kec. Payung Sekaki, Kota Pekanbaru], pada [Sabtu, 23 mei 202y]. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari [ Flora Harita 250207024, Saskia Dwi Putri 250207030, Ridha Nur Hilmi 25020786] menegaskan bahwa bela negara di era modern bukan lagi tentang angkat senjata, melainkan tentang kontribusi nyata terhadap bangsa. "Bela negara saat ini diwujudkan melalui kedisiplinan, penguasaan teknologi, penyaringan informasi hoaks, serta pengabdian sesuai dengan profesi masing-masing," ujarnya dalam upacara pembukaan.Selama kegiatan, para peserta dibekali materi wawasan kebangsaan, latihan baris-berbaris (PBB), serta simulasi kerja sama tim. Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan yang siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah tantangan global.
Bela Negara di Indonesia bukan hanya terkait pada aspek militer tetapi harus lebih luas lagi, merangkul semua lapisan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Setiap tindakan, sekecil apapun, yang dilandasi cinta kepada bangsa dan negara, cinta kepada Pancasila dan NKRI adalah wujud konkrit Bela Negara.
Demikian amanat Presiden RI yang dibacakan Staf Ahli Menko Polhukam Bidang Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman, Laksda TNI Abdul Rivai Ras, pada Peringatan Hari Bela Negara ke-75 Tahun 2023 di lapangan Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (19/12/2023). “Hari Bela Negara ini merupakan momentum bagi kita untuk bersatu dan berkontribusi positif demi Indonesia maju yang kita cita-citakan,” katanya.
Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan tantangan ke depan yang semakin tidak terduga. Karena bukan hanya ancaman fisik, tetapi juga ancaman yang tak kasat mata seperti pandemi, konflik global, revolusi teknologi, hingga krisis iklim yang membawa dampak dan risiko ketahanan negara.
"Kita harus memiliki jiwa Bela Negara sebagai pilar utama yang menjadikan kita tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi yang tidak menentu. Semangat Bela Negara bukan hanya tanggung jawab aparat pertahanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen Masyarakat. Ini adalah tugas kita bersama dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Presiden.
Tema Peringatan Hari Bela Negara tahun 2023 ini yaitu “Kobarkan Bela Negara Untuk Indonesia Maju”. Upacara ini dihadiri oleh pejabat tinggi dan pegawai di lingkungan Kemenko Polhukam.