
Ilustrasi ai
PEKANBARU, seputarriau.co– Empat mahasiswa Program Studi Kebidanan di Pekanbaru membuat video edukasi bertema “Bela Negara di Era Digital”. Karya ini jadi bentuk kontribusi nyata generasi muda untuk melawan hoaks dan menjaga persatuan di ruang digital.
Video digarap Firly Rahmadani (250207037), Elma Kencana (250207034), Nadya (250207051), dan Sintya (250207038). Proses produksi dilakukan Selasa, 3 Juni 2026, di Pekanbaru, Riau. Keempatnya terlibat penuh mulai dari menyusun materi, pengambilan gambar, hingga penyuntingan.
Dalam video tersebut, mereka mengajak masyarakat bijak bermedia sosial. Pesan utamanya: saring sebelum sharing, hindari sebar hoaks, dan jaga persatuan bangsa di dunia maya. Materi disusun dari sumber relevan dan dikemas agar mudah dipahami masyarakat.
Tema bela negara digital dipilih karena penggunaan internet dan medsos kian masif. Arus informasi cepat menuntut kesadaran masyarakat untuk bertanggung jawab menggunakan teknologi. Bela negara kini tak lagi soal angkat senjata, tapi juga soal sikap positif di ruang digital.
“Kami ingin masyarakat, khususnya anak muda, paham bahwa bela negara bisa lewat hal sederhana. Bijak pakai medsos, tidak sebarkan hoaks, itu juga bagian dari menjaga keutuhan bangsa,” ujar salah satu anggota tim.
Melalui video edukasi ini, keempat mahasiswa berharap muncul kesadaran kolektif bahwa pertahanan bangsa di era digital dimulai dari jempol dan layar ponsel masing-masing.