
BATHIN SOLAPAN, seputarriau.co - Musyawarah perencanaan pembangunan tingkat Desa Batang Obo merupakan sumber daya alam yang sangat melimpah di tingkat Kabupaten Bengkalis, ternyata tak membuat serta merta kelayakan sistem pendukungnya ditengah tengah masyarakat.
Seperti dialami Desa Pematang Obo yang merupakan pecahan Desa Balai Makan yang Mekar ditahun 2014, ternyata memiliki sejumlah usulan yang semestinya sudah layak didapat.
Infrastruktur dan pendidikan menjadi usulan mutlak guna memudahkan masyarakatnya dalam beraktifitas sehari hari.
Dalam Pelaksanaan Musyawarah rencana pembangunan Desa (MusrenbangDes) Pematang Obo, Sabtu (18/10/25) digedung serbaguna Desa Pematang Obo yang dibuka secara langsung Kasi PMD, Ramona Weka Denata, S.STP.
"Melalui MusrenbangDes ini, kami memohon agar kiranya usulan yang kami ajukan dapat diakomodir demi terciptanya Bengkalis yang Bermarwah, maju dan sejahtera serta unggul di Indonesia,"pinta Pj Desa Pematang Obo, Harzulkifli.
Camat Bathin Solapan melalui Ramona Deka Wenata S.STP dalam sambutannya mengaku takjub dengan kekompakan masyarakat Pematang Obo akan usulan keinginan bersama, terutama untuk kepentingan bersama.
"Jangan pernah bosan dengan usulan yang kita siapkan. Jika tidak terakomodir, jangan berkecil hati. Terus sampaikan demi kepentingan kita semua,"pesannya.
Diketahui dalam usulan MusrenbangDes Pematang Obo, skala prioritas pembangunan masih berkutat di fisik dan Infrastruktur, terutama akan fisik pada dunia pendidikan dilingkungannya diantaranya Hot Mix Jalan Hang Lekir yang merupakan akses jalan menuju sekolah dasar dan tempat pemakaman muslim.
Pembangunan gedung serbaguna Desa Pematang Obo, fasilitas belajar mengajar SDN 16 Bathin Solapan, SDN 26 dan SMPN 09, Bathin Solapan.
Dew