Dugaan Kekerasan Oknum PNS Diskominfo Terhadap Anak PKL Adalah Berita Hoack

Jumat, 30 September 2022

Labuhanbatu,Seputarriau.com-Terkait beredarnya postingan di media sosial Facebook dengan akun Ali Ahmad yang menuliskan bahwa telah terjadi tindakan kekerasan fisik yang terjadi di dinas Kominfo Labuhanbatu antara oknum PNS dengan siswi yang magang di Dinas tersebut disinyalir informasi tersebut adalah "hoaks" alias tidak benar keberadaanya.


Pasalnya setelah sempat terjadi kericuhan dan pihak dinas berniat melaporkan ke Polres Labuhanbatu akun atas nama "Ali Ahmad" tidak ditemukan dan juga postingan yang mengarah ke salah satu intansi pemerintah tersebut telah dihapus.


Mendapati informasi tersebut, sebelumnya Tim awak media ini telah mengkonfirmasi siswi dan pegawai yang disebutkan di akun dimaksud. dan yang bersangkutan siswi berinisial Pi (18) menyangkal cerita yang mencatut namanya.

"Tidak ada bang, tidak benar itu, saya tidak pernah mengalami hal itu" ujar P.


P juga mengaku tidak mengetahui dan tidak kenal dengan akun Ali Ahmad "tidak tahu aku bang akun siapa itu, aku tahu postingan itu setelah di beritahu oleh pegawai di Kominfo, dan disitu aku beri komentar di postingan tersebut bahwa "kau buat berita bohong dan fitnah". Ujarnya

Terpisah oknum pegawai yang dicatut namanya juga menyanggah bahwa berita tersebut tidak benar, dirinya juga mengatakan bahwa antara dirinya dan P tidak ada masalah.


Pada satu kesempatan menyikapi informasi itu, Kepala Dinas Kominfo Ahmad Fadly Rangkuti ST. M.Kom, ketika ditemui di ruang kerjanya Jumat 30/9/2022 mengatakan, kedua belah pihak telah dipanggil dan dimintai keterangan terkait postingan di media sosial Facebook tersebut.

"Keduanya sudah kita panggil, dari keduanya mengaku tidak ada masalah, dan P mengaku tidak tahu akun siapa yang memposting cerita hoaks tersebut" ucap Fadly.


Sebagai langkah tindak lanjut, oknum pegawai Kominfo Labuhanbatu ini didampingi pengacaranya melaporkan Akun Facebook Ali Ahmad ke Polres Labuhanbatu pada hari ini juga Jum'at tanggal 30/9/2022.(Red).