Jamal : "Seluruh Gaji Guru Dialihkan Pada Januari 2017 Mendatang"

Senin, 21 Maret 2016

Foto : Ilustrasi (Copyright google.co.id)

PEKANBARU, seputarriau.co – Polemik wacana pembinaan sekolah SMA dan SMK yang diserahkan dari Pemerintah kabupate dan kota kepada tangan Pemerintah Provinsi yang kini masih terus menjadi hal yang selalu diperbincangkan. Disamping itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal  meminta agar seluruh guru dialihkan ke tangan Provinsi.
 
"Saat ini sebenarnya telah kita data, dan saya tidak bisa untuk berandai-andai, namun yang menjadi prioritas utama saat ini adalah bagi PNS yang baru dan honorer," terang Kadisdik yang dikonfirmasi saat seusai rapat paripurna di DPRD Kota Pekanbaru, Senin (21/03/2016).
 
Meskipun rencana pengalihan tersebut akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2016 mendatan, untuk gaji guru yang akan dialihkan ke provinsi akan dilakukan pada Januari 2017 mendatang.
 
"Seluruh gaji guru-guru yang dimulai di Januari 2017 mendatang," kata Jamal.
 
Sementasa, Disdik juga meminta jika memang nantinya pembinaan sekolah SMA dan SMK dialihkan ke tangan pemerintah provinsi, maka seluruh guru-guru tersebut harus ikut dialihkan ke provinsi. Saat disinggung berapa jumlah honorer dan PNS untuk guru SMA dan SMK, Kadisdik belum bisa memastikan hal tersebut.
 
"Prediksi saya perbandingannya adalah 50:50, karena di SMA dan SMK ini banyak terdapat guru-guru mata pelajaran, dan untuk guru produktif di tingkat SMK sendiri jumlahnya kurang. Jika dari itu provinsi tidak ingin mengambil seluruh guru, bisa dipastikan proses belajar mengajar akan terganggu," jelasnya.
 
Sebagaimana diketahui, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang didalamnya memuat pula mengenai pengalihan urusan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten/Kota kepada Pemerintah Provinsi.
 
Sebelumnya, Kedisdik Kota Pekanbaru telah melakukan verifikasi terhadap data-data guru yang nantinya akan dialihkan ke tangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, yang mana pengalihan tersebut akan berjalan pada bulan Oktober 2016 mendatang.
 
Ketika tanya apakah bidang sekolah menengah di Dinas Pendidikan akan dihapuskan atau tidak, dirinya hanya mengatakan bahwa akan membentuk SOTK baru terhadap bagian tersebut.
 
 
 
 
(IS/bpc)