85 Persen Warga DKI Sangat Tidak Setuju Cagub Non Muslim
JAKARTA, seputarriau.co - Hasil jajak pendapat (polling) yang dilakukan oleh Lembaga Kajian Strategis An-Nashr Institute yang dipimpin H Munarman SH serta Dr H Abdul Chair Ramadhan, SH, MH, MM selaku Expert Advisor, menunjukkan bahwa mayoritas warga Jakarta sangat tidak setuju terhadap Cagub dan Cawagub Non Muslim.
Jajak pendapat itu sendiri dilakukan di seluruh wilayah DKI Jakarta pada November 2015 silam dengan jumlah responden sebanyak 1000 oranng dengan variabel jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir, pekerjaan dan penghasilan perbulan.
Ada tiga aspek yang disurvei yaitu; sikap politik responden pada pilkada Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta 2017, penilaian responden terhadap Cagub dan Cawagub dari unsur independen dan terakhir penilaian responden terhadap Cagub dan Cawagub Non Muslim.
Menurut penilaian responden terhadap Cagub dan Cawagub Non Muslim yang diukur berdasarkan tingkat ketersetujuan dan ketidaksetujuannya, menunjukkan bahwa 855 responden (85%) menyatakan sangat tidak setuju Cagub dan Cawagub Non Muslim, 142 (14%) tidak setuju, setuju hanya 3 (0,6%).
Ini berarti sikap 99,9 % responden terhadap Cagub Non Muslim menyatakan ketidaksetujuannya. Berdasarkan penskoran Skala Likert menunjukkan skor 96,3% tergolong kategori sangat kuat.
Terkait sikap politik masyarakat DKI Jakarta terkait pilkada Gubernur tahun 2017 mendatang menunjukkan bahwa sebanyak 667 responden menyatakan akan memilih pada pilkada mendatang. Sebanyak 333 responden menyatakan tidak akan menggunakan hak pilihnya, namun sikap ini sifatnya sementara dalam artian bisa berubah pada saat pilkada nanti berlangsung.
(IS/islampos.com)