Menetang Maut Demi Mengabadikan Foto Kawanan Gajah Liar

Ahad, 14 Februari 2016

Masyarakat memotret kawanan gajah liar

DURI, seputarriau.co - Sebuah kejadian yang sangat berbahaya terjadi, Sabtu (13/02/2016) sore di belakang Kantor Camat Pinggir, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Puluhan warga rela menantang maut demi mengabadikan foto gajah liar dari jarak dekat.
 
"Masyarakat berbondong-bondong melihat gajah liar dari jarak 20 meter. Jarak tersebut termasuk cukup dekat. Sangat berbahaya. Apa lagi membawa anak-anak. Jika jatuh korban siapa yang akan disalahkan," ujar Ketua Hipam (Himpunan Penggiat Alam) Duri-Dumai, Zulhusni Syukri, Minggu (14/02/2016).
 
Dirinya menjelaskan, kecepatan lari gajah mencapai 60 kilometer per jam, sementara manusia biasa (bukan atlet) mencapai 50 kilometer per jam.
 
"Lebih baik jangan mengambil resiko. Jika hanya mengambil foto atau selfie bersama kawanan gajah liar, nyawa menjadi taruhannya," ungkapnya.
 
Ia juga menjabarkan, dimana kondisi psikologis gajah liar sulit ditebak. Apalagi saat birahi, jangankan gajah liar, gajah jinak pun akan menjadi agresif.
 
"Apalagi dalam perjalanan mengikuti jalur jelajahnya selalu di berondong mercon dan meriam. Bisa saja mereka (gajah liar, red) panik, karena merasa terdesak hingga menyerang manusia," tutupnya mengakhiri penjelasan, untuk itu hindari konflik secara langsung dengan gajah liar.

(IS)