Ribuan Kendaraan Terjebak Banjir Di Jalur Riau-Sumbar

Selasa, 09 Februari 2016

Banjir di salah satu lokasi di sumbar

PEKANBARU, seputarriau.co – Jalan yang menghubungkan Riau-Sumatera Barat hingga Senin (08/02/2016) malam masih lumpuh total akibat banjir yang berada di sejumlah lokasi di daerah Pangkalan, Limapuluh Kota.
 
Para pengguna jalan yang masih terperangkap akibat kemacetan banjir tersebut mengatakan belum adanya tanda-tanda banjir surut. Jika diperhatikan kebelakang ribuan terus berdatangan yang mengakibatkan kemacetan total.
 
"Sudah hampir 20 jam kami terjebak macet disini. Ya terpaksa rencana liburan ke Bukit Tinggi terpaksa dibatalkan, kami terpaksa putar stir dan kembali ke Pekanbaru," terang seorang warga Pekanbaru yang menjadi korban kemacetan, Rozita.
 
Ia mengatakan, setidaknya ada empat lokasi banjir di sepanjang Jalan Riau-Sumbar di Kabupaten Lima Puluh Kota dengan kondisi terparah di daerah Kecamatan Pangkalan Nagari karena ketinggian hingga sekitar 1,5 meter.
 
“Sejak jam tiga pagi kami terjebak di tengah-tengah dua lokasi banjir. Mau maju ke arah Bukittinggi tidak bisa, dan begitu balik arah ke Pekanbaru ternyata banjir juga tinggi,” ujarnya.
 
Satu lokasi banjir ke arah Pekanbaru sudah mulai surut sekitar pukul 17.00 WIB dan bisa dilintasi kendaraan kembali. Namun, pengguna jalan dari arah Riau banyak yang tidak sabar dan akhirnya mengambil seluruh badan jalan dan mengakibatkan kemacetan.
 
“Terjadi penumpukan ribuan kendaraan di sepanjang jalan daerah Pangkalan dan terminal angkutan di sana. Kendaraan dari arah Riau sudah tiga lapis antreannya sehingga kendaraan dari arah sebaliknya tidak bisa melintas,” katanya.
 
Hal yang sama juga diungkapkan Resvi Salviana (27), penumpang travel trayek Padang-Pekanbaru. Kendaraan yang ditumpanginya terpaksa balik arah dari Pangkalan dan mengalihkan keberangkatan ke Pekanbaru melalui Kiliran Jao, Dharmasraya.
 
“Kami balik lagi ke Payakumbuh dan melanjutkan perjalanan ke Riau melalui Kiliran Jao,” ujarnya
 
 
(IS/int)