Sepuluh Desa Terendam Banjir, BPBD Siaga Penuh

Senin, 08 Februari 2016

Situasi banjir di kampar kiri

KAMPAR, seputarriau.co - Curah hujan yang tinggi beberapa hari ini memberikan dampak yang cukup serius, salah satunya di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar yang terendam oleh banjir. Menanggapi hal demikian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terpaksa melakukan siaga penuh.
 
Bajir yang terjadi di Kampar Kiri ini merupakan luapan air dari sungai Subayang yang memiliki debit air yang terlalu tinggi. Terdapat sepuluh desa yang tenggelam akibat banjir ini, yaitu desa Domo, Padang Sawah, Sungai Liti, Kuntu, Kuntu Darussalam, Teluk Paman, Teluk Paman Timur, Lipat Kain Selatan, Lipat Kain Utara, dan Kelurahan Lipat Kain.
 
Dari kesepuluh desa yang tenggelam tersebut, tercatat sebanyak 1.606 kepala keluarga (KK) dengan desa Kuntu paling parah terendam yaitu sebanyak 902 KK. Disusul Desa Padang Sawah sebanyak 320 KK dan Teluk Paman 132 KK.
 
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kampar M. Nasir menyebutkan, banjir yang terjadi kali ini lebih parah. Pihaknya terpaksa mengerahkan semua kekuatan untuk mengevaluasi warga.
 
"Perahu karet dan personil telah kita siapkan untuk segera terjun ke lokasi yaitu Kampar Kiri untuk melakukan evakuasi warga. Basarnas juga telah kita minta untuk terjun kesana," jelas Nasir, Senin (08/02/2016).
 
Menurut ungkapan dari warga, saat ini air sudah mulai merendam pemukiman sejak Senin subuh tadi dengan ketinggian yang terus naik.
 
Nasit menghimbau kepada warga kepada seluruh warga yang bertempat tinggal di tepian sungai agar waspada.
 
Banjir Kampar Kiri ini sebenarnya bukan yang pertama terjadi, akhir bulan lalu kawasan ini juga terendam membuat beberapa desa terisolir.
 
 
(IS)