FMOK : Perusahaan Raksasa Riau harus berperan aktif dalam menjaga iklim dunia

Senin, 15 Juli 2019 - 15:56:49 wib
FMOK : Perusahaan Raksasa Riau harus berperan aktif dalam menjaga iklim dunia

KAMPAR, seputarriau.co  - Saat ini keprihatinan mengenai bumi telah di dominasi dengan permasalahan perubahan iklim, meskipun perubahan iklim terjadi secara perlahan dalam jangka waktu yang cukup panjang antara 50-100 tahun. Paling tidak sudah jutaan orang yang telah terkena dampak perubahan iklim yang merupakan efek kelanjutan dari pemanasan global . Ratusan ribu orang pertahun meninggal karena dampak iklim dan jutaan lainnya mengungsi. Tak hanya itu , peningkatan temperatur bumi akibat pemanasan global memicu pemutihan karang yang berdampak mengerikan bagi kelangsungan kehidupan laut dan jutaan nelayan yang menggantungkan hidup dari sumberdaya perikanan. 


Hilangnya hutan hutan alam rumah jutaan makhluk hidup yang jadi penyeimbang iklim bumi memicu gangguan pola cuaca dan menyebabkan banjir besar beberapa tempat diindonesia serta intensitas badai yang meningkat. 


Menurut menteri Perindustrian, Salah satu industri penyumbang emisi Karbon dalam jumlah besar yaitu industri pulp dan kertas. Industri menyumbang 3,12 % dari proses produksi dan 9,63 % dari penggunaan energi.  


Riau saat ini memiliki masalah masalah yang  mempengaruhi perubahan iklim dunia. Mulai dari illegal loging hingga pencemaran udara secara terang terangan. Lebih dari setengah wilayah riau yang dulu nya hutan sekarang berubah wajah menjadi kebun kebun perusahaan raksasa yang bergerak di bidang Kertas maupun CPO .               


Hal ini sangat memprihatinkan karena setiap tahunnya hampir 160.000 hektare hutan Riau di tebang . Tentu hal ini sangat berpengaruh terhadap iklim dunia. Akhir akhir ini banyak bencana terjadi di RIau, sperti banjir, longsor dan abrasi. Tidak sampai di sini saja, sampai saat ini illegal loging masih terjadi di Riau, di tambah polusi udara yang merajalela di sebagian besar wilayah Riau . Hal ini sangat di rasakan oleh masyarakat masyarakat yang berpemukiman di sekitar pabrik pabrik perusahaan  Raksasa yang ada di Riau. Beberapa pengkajian yang di lakukan oleh FMOK(Forum Mahasiswa Ocu Kampar) Perusahaan Perusahaan Raksasa yang ada di riau Terkesan Lalai dalam melaksanakan berbagai perjanjian dunia untuk menjaga iklim dunia . Banyak perjanjian dunia salah satu nya kesepakatan paris (paris Agreement) yaitu kesepakatan internasional berbasis hukum untuk mengurangi  emisi gas rumah kaca pasca 2020. Ada beberapa poin yang di sepakati diantara.


Upaya mitigasi dengan cara mengurangi emisi dengan cepat untuk mencapai ambang batas kenaikan suhu bumi yang di sepakati yakni 2 derajat celcius dan di upayakan di tekan hingga 1,5 derajat celcius .


sistem penghitungan karbon dan pengurangan emisi secara transfaran, Maka dari itu kami FMOK (Forum Mahasiswa Ocu kampar) Mendesak agar perusahaan perusahaan rakasasa seperti RAPP (April Group) dan perusahan raksasa lainnya agar melaksanakan berbagai perjanjian dunia untuk menjaga iklim dunia yang telah di sepakati oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(MZI)