Pekanbaru,Seputarriau.co - Kondisi Para Petani Sawit Diriau masih dilanda dengan harga Beli yang masih rendah, saat ini ada penurun harga sebesar Rp21,02 diperkirakan dari periode 23-29 Desember 2015 dari Harga tandan buah segar kelapa sawit berumur sepuluh sampai dua puluh tahun di Riau, diman harga sebelumnya sebesar Rp1.372,68 per kilogram, kini menurun Rp1.393,70 per kilogram.
Saat ditemui wartawan seputarriau Rusdi selaku Sekretaris Tim Penetapan harga TBS CPO Riau Rusdi di Pekanbaru, Rabu (23-12-2015) menyampaikan bahwa "Penurunan harga TBS Riau tersebut, akibat tekanan penjualan CPO (minyak sawit mentah) di pasar berjangka masih cukup kuat sebab belakangan ini harga minyak mentah masih berada dalam potensi pelemahan akibat kekenyangan pasokan global dan permintaan musim dingin yang rendah," katanya.
pandangan dia terhadap sesi perdagangan Asia, harga minyak WTI untuk kontrak Januari 2016 turun sebesar 14 sen menjadi 35,48 dolar AS per barel, setelah jatuh 3,1 persen pada beberapa hari sebelumnya dan 11 persen untuk seminggu.
Sedangkan harga minyak Brent, katanya, turun 5 sen menjadi 37,88 dolar AS per barel, menyusul penurunan 4,5 persen pada Jumat dan 12 persen pada pekan ini.
Isu sustainable palm oil sourcing sangat berpengaruh seperti kebakaran lahan menjadi salah satu alasan bahwa minyak sawit Indonesia tidak berkelanjutan.
"Turunnya harga CPO juga dipicu oleh harga komoditas pesaing seperti kedelai yang murah sehingga CPO tidak kompetitif serta berkurangnya permintaan dari negara tujuan ekspor utama," imbuhnya .
Ia mengatakan, tergerusnya harga CPO dipengaruhi penurunan permintaan dari India disebabkan adanya pelarangan penumpukan minyak nabati di dalam negeri, kenaikan tarif impor khususnya untuk butter oil dari 30 persen menjadi 40 persen.
"Khusus untuk minyak sawit sendiri para pengusaha industri hilir India bahkan mengusulkan kenaikkan tarif bea masuk menjadi empat kali lipat dari yang berlaku saat ini, karena harga minyak sawit yang murah telah mematikan industri hilir minyak nabati India,"tutupnya.
Berikut daftar Penurunan harga CPO tertekan turunnya ekspor CPO Indonesia. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menyatakan ekspor CPO Indonesia merosot dari 2,61 juta ton pada Oktober 2015 menjadi 2,39 ton pada November 2015.
Diantaranya :
1. Harga TBS CPO Riau umur tiga tahun Rp982,59/Kg.
2. umur empat tahun Rp 1.097,22/Kg.
3. umur lima tahun Rp1.174,09/Kg.
4. umur enam tahun Rp1.208,66/Kg.
5. umur tujuh tahun Rp1.254,78/Kg.
6. umur delapan tahun Rp1.293,90/Kg.
7. umur sembilan tahun Rp1.335,47/Kg.
Harga TBS CPO Riau umur 21 tahun Rp1.339,29/Kg, umur 22 tahun Rp1.305,36/Kg, umur 23 tahun Rp1.271,97/kg, umur 24 tahun Rp1.258,51/Kg, 25 tahun Rp1.204,65/Kg. Indeks Kernel, 88,33 persen harga CPO Rp6.097,05/Kg, harga kernel Rp4.324,11/Kg.
(MN)